Jika Mampu Singkirkan Brasil, Timnas Jepang Berpeluang Masuk Deretan Kandidat Kuat Juara Piala Dunia 2026

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Timnas Jepang kembali membuktikan bahwa mereka bukan lagi sekadar pelengkap di panggung sepak bola dunia. Keberhasilan Samurai Biru melangkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 menjadi sinyal bahwa wakil Asia tersebut kini telah berkembang menjadi salah satu tim yang layak diperhitungkan.

Namun, ujian sesungguhnya baru akan dimulai. Di fase gugur, Jepang harus menghadapi salah satu favorit juara dunia, Brasil. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Houston pada Senin (30/6) itu diprediksi menjadi salah satu duel paling menarik pada babak 32 besar.

Di atas kertas, Brasil memang masih lebih diunggulkan. Rekam jejak lima gelar juara dunia, kedalaman skuad, hingga kualitas individu para pemain membuat Selecao tetap menjadi kandidat utama untuk melaju jauh.

Meski demikian, Jepang datang bukan tanpa modal.

Tim asuhan Hajime Moriyasu membawa kepercayaan diri tinggi setelah sukses menahan Swedia 1-1 pada laga terakhir Grup F. Hasil tersebut memastikan Jepang finis sebagai runner-up grup sekaligus mengamankan tiket ke fase gugur mendampingi Belanda yang keluar sebagai juara grup.

Lebih dari itu, Jepang juga memiliki kenangan manis saat menghadapi Brasil. Pada laga uji coba internasional Oktober 2025, Samurai Biru mencatat kemenangan dramatis 3-2 setelah sempat tertinggal dua gol lebih dulu.

Kemenangan tersebut memang terjadi dalam pertandingan persahabatan, tetapi tetap memberikan keyakinan bahwa Brasil bukan lawan yang mustahil untuk dikalahkan.

Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, pun menegaskan timnya datang dengan rasa hormat, namun tanpa rasa takut.

“Terakhir kali, kami membuktikan kepada Brasil bahwa kami bukan tim yang mudah dikalahkan. Itu adalah kemajuan besar bagi kami. Tim Brasil adalah salah satu yang terbaik di dunia dan kami sangat menghormati mereka,” ujar Moriyasu.

“Dalam pertandingan nanti, kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi. Kami juga memiliki peluang untuk menang,” lanjutnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan perubahan mental yang cukup signifikan. Jika beberapa tahun lalu Jepang lebih banyak berbicara mengenai pengalaman dan pembelajaran, kini mereka mulai berbicara mengenai peluang untuk menang melawan negara-negara elite dunia.

Modal Besar Menuju Babak Gugur

Sepanjang fase grup, Jepang tampil cukup konsisten.

Meski sempat kehilangan momentum ketika ditahan Swedia, mereka tetap mampu mengamankan hasil yang dibutuhkan untuk lolos.

Pada laga tersebut, Jepang sempat unggul melalui gol Daizen Maeda sebelum akhirnya kebobolan gol penyama kedudukan.

Alih-alih memaksakan kemenangan, Moriyasu memilih pendekatan yang lebih pragmatis dengan memasukkan pemain-pemain bertahan demi mengamankan satu poin yang memastikan tiket ke babak gugur.

Menurutnya, keputusan tersebut merupakan bagian dari strategi yang harus diambil dalam turnamen panjang seperti Piala Dunia.

“Kami kebobolan, dan dalam dunia sepak bola, hal seperti itu biasa terjadi,” kata Moriyasu.

Pendekatan tersebut memperlihatkan kedewasaan Jepang dalam mengelola pertandingan. Mereka tidak lagi hanya mengandalkan permainan atraktif, tetapi juga mampu menyesuaikan strategi sesuai kebutuhan.

Zion Suzuki: Momentum Positif Harus Dijaga

Optimisme serupa juga disampaikan penjaga gawang Jepang, Zion Suzuki.

Kiper muda tersebut menilai keberhasilan keluar dari tekanan Swedia menjadi bekal mental yang sangat penting sebelum menghadapi Brasil.

Menurut Suzuki, Jepang menunjukkan karakter yang kuat ketika mampu bertahan di bawah tekanan pada babak kedua.

“Babak pertama berjalan sangat ketat. Di babak kedua kami sempat unggul, tetapi setelah mereka menyamakan kedudukan, momentum beralih ke lawan,” ujar Suzuki.

“Meskipun begitu, saya rasa kami berhasil melakukan hal terpenting: meminimalisasi kebobolan, tidak kalah, dan mengamankan poin. Membawa momentum tak terkalahkan ini ke laga melawan Brasil jelas menjadi hal yang positif,” tambahnya.

Kepercayaan diri seperti ini menjadi modal yang tidak kalah penting dibanding kualitas teknis di lapangan.

Jika Singkirkan Brasil, Status Jepang Akan Berubah

Apabila mampu mengalahkan Brasil, status Jepang di Piala Dunia 2026 akan berubah secara drastis.

Selama ini Samurai Biru lebih sering ditempatkan sebagai kuda hitam yang mampu memberi kejutan. Namun kemenangan atas Brasil akan menjadi pernyataan bahwa Jepang layak masuk dalam kelompok kandidat juara.

Mengalahkan tim sekelas Brasil di fase gugur bukan hanya soal lolos ke babak berikutnya. Itu juga menjadi bukti bahwa Jepang mampu bersaing dengan negara-negara elite secara konsisten, bukan sekadar menciptakan kejutan sesaat.

Dalam beberapa edisi Piala Dunia terakhir, Jepang memang terus menunjukkan perkembangan. Mereka semakin banyak diperkuat pemain yang berkarier di liga-liga top Eropa, memiliki organisasi permainan yang disiplin, serta mampu bermain fleksibel baik saat menyerang maupun bertahan.

Faktor-faktor tersebut membuat Jepang menjadi salah satu wakil Asia dengan perkembangan paling pesat dalam satu dekade terakhir.

Tentu saja jalan menuju gelar juara masih sangat panjang.

Andaikan berhasil melewati Brasil, Jepang masih berpotensi menghadapi lawan-lawan berat pada fase berikutnya. Namun kemenangan atas salah satu favorit utama akan menjadi suntikan moral yang sangat besar sekaligus meningkatkan kepercayaan diri seluruh skuad.

Bagi sepak bola Asia, keberhasilan Jepang juga akan menjadi simbol bahwa kesenjangan dengan negara-negara tradisional Eropa dan Amerika Selatan semakin mengecil.

Kini, semua mata tertuju ke Houston. Apakah Jepang kembali mampu menciptakan sejarah dengan menumbangkan Brasil untuk kedua kalinya dalam kurun waktu kurang dari setahun, atau justru Selecao yang membuktikan status mereka sebagai salah satu favorit juara Piala Dunia 2026? Jawabannya akan ditentukan di lapangan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pertamina Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Sumur Aljazir
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
KSP Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Dapat Penanganan Terbaik
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Presiden Prabowo ajak akademisi jadi inovator pembangunan Indonesia
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Dukung Sektor UMKM, OJK Setujui Penggabungan Dua BPR di Sumatera Barat
• 14 jam laluidxchannel.com
thumb
Jokowi Tiba di Lampung, Disambut Kader PSI
• 12 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.