jpnn.com, JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi atau Pras menyebut pemerintah bakal mengevaluasi pelaksanaan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) bagi calon manajer Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Hal demikian dikatakan Pras menyikapi kabar tiga calon manajer Kopdes Merah Putih dan KNMP meninggal dunia saat ikut Latsarmil.
BACA JUGA: Lagi, Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Saat Latsarmil di Yon Parako 465
"Kalau evaluasi jelas, dong," kata dia menjawab awak media di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26/6).
Menurutnya, pemerintah bakal melaksanakan evaluasi ketika terjadi salah prosedur dalam setiap kebijakan.
BACA JUGA: Koalisi Tuntut Latihan Militer Kopdes Merah Putih Dihentikan
"Kalau salah prosedur itu ada yang mengarah kepada hal-hal kelalaian, ya, itu juga bagian dari evaluasi," ujar Pras.
Dia mengatakan Presiden RI Prabowo Subianto tentu memantau setiap kebijakan pemerintah, semisal Latsarmil bagi calon manajer Kopdes Merah Putih dan KNMP.
BACA JUGA: Peserta Kopdes Merah Putih dan KNMP Meninggal Dunia saat Ikut Latsarmil
"Monitor semua, dong," ujar Pras.
Dia kemudian menerima pertanyaan soal kemungkinan Latsarmil bagi calon manajer Kopdes Merah dan KNMP dihentikan menyusul kasus tiga orang meninggal dunia.
"Kami lihat hasilnya, ya," ujarnya.
Tiga peserta program SPPI Kopdes Merah Putih atau KDKMP dan KNMP 2026 meninggal dunia pada 17, 18, dan 23 Juni ketika mengikuti Latsarmil.
Mulanya, Kemhan menginformasikan bahwa dua calon manajer meninggal dunia saat mengikuti Latsarmil di tempat berbeda.
Adapun, dua peserta yang meninggal dunia ialah Anisa Muyassaroh dan Yonanda Muhammad Taufiq.
Anisa meninggal saat mengikuti pendidikan di Satdik Dodikjur Rindam VI/Mulawarman Balikpapan akibat mengalami gangguan kesehatan pada 18 Juni 2026.
Sementara itu, Yonanda meninggal dunia ketika mengikuti pendidikan di Satdik Puslatpur Kodiklatad Baturaja pada 17 Juni 2026.
Belakangan, Kemhan kembali mengungkap seorang peserta program SPPI KNMP 2026 lainnya, yakni Novia Rahmadhani Sihotang meninggal dunia pada Selasa (23/6) kemarin. (ast/jpnn)
Simak! Video Pilihan Redaksi:
BACA ARTIKEL LAINNYA... Calon Pengelola Kopdes Meninggal saat Latsarmil, Legislator Ungkit Evaluasi Kesehatan
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Aristo Setiawan




