Sekretaris Komisi V DPRD Banten Rifky Hermiansyah menemukan masih ada sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) swasta gratis di Banten yang masih memungut iuran kepada siswa. Ia pun meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mengevaluasi SMA/SMK/SKh tersebut.
"Saat kami, DPRD sedang melaksanakan reses, mendengar aspirasi masih ada sekolah-sekolah yang meminta orang tua murid. Dinas pendidikan pun mendapat temuan sama," kata Rifky, Jumat (26/6/2026).
Rifky menyebutkan, dari 801 sekolah, cukup banyak sekolah swasta yang masih menarik uang dari murid. "Sekitar lebih dari lima," ujarnya.
Jika laporan tersebut benar, Disdikbud harus memperhatikannya secara serius. Ia tak mau masyarakat menjadi korban akibat ketidaksesuaian antara kebijakan yang diumumkan dan praktik di lapangan.
"Jika temuan ini terbukti benar, tentu harus ada evaluasi total terhadap sekolah-sekolah yang tidak memiliki komitmen menjalankan program sekolah gratis ini," tegasnya.
Ia meminta Dinas Pendidikan melakukan verifikasi lapangan dan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk dari masyarakat.
"Kami mendorong dinas terkait untuk turun langsung melakukan pengecekan. Bila ada pelanggaran, harus ada tindakan tegas. Program ini tidak boleh hanya menjadi slogan, tetapi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," katanya.
(aik/fca)





