Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

tvonenews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Banten, tvOnenews.com - Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36).

Modus Ibu kandung jual anak pun menjadi sorotan hinngga geram publik. Pasalnya, ibu kandung jual anaknya dengan modus dinikahkan siri.

Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Septa Badoyo menyebut pernikahan siri antara korban dan D terjadi pada Januari 2026. Namun, korban beberapa kali dijual oleh ibunya sebelum pernikahan tersebut.

"Menikah sirinya di tahun 2026. Untuk terjadinya peristiwa pidana di bulan September 2025. Terkait pertemuan, ada beberapa kali bertemu mengingat tinggalnya di desa yang sama," jelas Septa, Jumat (26/6/2026).  

Sementara itu, Kapolresta Tangerang, Kombes Andi M Indra Waspada Amirullah, menjelaskan korban pertama kali dijual kepada D pada September 2025. N mempertemukan korban dengan D lalu meninggalkannya.

"Ibu korban meninggalkan korban bersama D. Sebelum meninggalkan anaknya, ibu korban diberi uang oleh D sebesar Rp 1 juta," katanya.

"Saat itulah korban mengalami kekerasan seksual diduga dilakukan oleh D," sambungnya.

Selang beberapa saat kemudian, ibu korban kembali untuk menjemput korban. Pada saat itu, ibu korban kembali menerima uang dari D sebesar Rp 1 juta.

Motif ibu korban menjual anaknya karena terlilit utang terhadap bank emok atau bank keliling. Karena tak bisa membayar, tersangka N menjual anak kandung kepada temannya.

"Ibu kandung anak korban melakukan hal seperti itu karena terlilit utang bank keliling," kata Indra.

Kasus ini terungkap pada Juni 2026 saat korban bercerita kepada ayah kandungnya, yang sudah bercerai dengan ibu korban. Selanjutnya ayah korban melaporkan peristiwa itu ke Polresta Tangerang.

"Kami kemudian melakukan serangkaian penyelidikan lalu menetapkan D dan ibu korban sebagai tersangka," pungkas Indra. (aag)

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tim Pegasus Polres Jeneponto Ringkus 3 Warga Ka’nea Terkait Kasus Pengeroyokan
• 18 jam laluterkini.id
thumb
Pemprov Sumut tutup tambang galian C ilegal 13 titik di Deli Serdang
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Kolaborasi BAZNAS RI dan Kemenkop, Usaha Mikro Mustahik Didorong Naik Kelas
• 14 jam laludisway.id
thumb
Influenza: Dianggap Remeh di Indonesia, Merenggut Nyawa di Luar Negeri
• 16 jam lalucumicumi.com
thumb
Prabowo Pertanyakan Kenapa Sudah 81 Tahun Merdeka, Indonesia Belum Bisa Bikin Mobil Nasional
• 17 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.