FPIR: Kita Harus Bisa Jaga Solidaritas Nasional Pemerintahan Prabowo-Gibran

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Spektrum Literasi Demokrasi (SLD) menggelar Sarasehan bertajuk 'Solidaritas Nasional Untuk Indonesia Tangguh' di Jakarta, Jumat, 26 Juni 2026. Diskusi ini di gelar sebagai wujud komitmen kolektif kalangan pemuda dan mahasiswa dalam merespon gejolak aksi massa hari ini. 

Koordinator Forum Pemuda Indonesia Raya atau FPIR, Fauzan Ohorella menyebut, bahwa aksi demonstrasi dari berbagai elemen terus meningkat di sejumlah daerah sampai di Jakarta. Fauzan menilai, bahwa aksi ini adalah bagian dari sosial kontrol yang umum ketika ada permasalahan pada jalannya pemerintahan. 
 
"Saya rasa ini adalah hal yang wajar ketika kita sebagai masyarakat merasa ada persoalan pada tata kelola pemerintahan. Ini reaksi yang berangkat dari keresahan publik saat ini." ujar Fauzan Ohorella. 

Baca Juga :
Lintas 98 Sumut: Kepemimpinan Prabowo Mulai Mengarah Menuju Pemerataan Kesejahteraan
Prabowo Klaim Selalu Libatkan Profesor di Posisi Kunci Pemerintahan

Fauzan juga menyinggung, bahwa isu yang mencuat soal Reformasi Jilid II tidak relevan dan sangat tendensi untuk mengacaukan stabilitas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wapres Gibran Rakabuming Raka. Menurutnya, isu tersebut bukan bagian dari perjuangan aspirasi mahasiswa. 

"Kita harus bisa menjaga Solidaritas Nasional pemerintahan Prabowo-Gibran. Dari diskusi ini, kita harus jadi pesan bagi kelompok yang ingin mendeligitimasi Soliditas pemerintah hari ini," tandas Fauzan.

Pada kesempatan itu, Wawan Sugiyanto selaku  Staf Khusus Wakil Menteri Tenaga Kerja turut menjelaskan soal isu sejumlah perusahaan besar yang ingin keluar dari Indonesia serta ribuan PHK yang akan dilakukan oleh perusahaan. 

"Hal itu tidak murni kesalahan pemerintah. Kita juga terus mendorong soal kesejahteraan kelompok Buruh. Tetapi yang mesti di pahami, bahwa permintaan dari buruh harus juga harus menyesuaikan dengan kapasitas perusahaan. Saya rasa ini yang jadi trigger bagi isu ini," jelas Wawan Sugiyanto.

Diskusi SLD di Jakarta
Photo :
  • dok. istimewa

Lebih lanjut, Wawan juga menegaskan, bahwa penguatan sektor UMKM harus terus di tingkatan, sebagai wujud ekonomi kerakyatan. Menurutnya, bahwa soal lapangan kerja tidak melulu berbentuk perusahaan yang besar. 

"UMKM juga bagian dari lapangan kerja. Maka itu, pemerintah harus lebih menguatkan sektor UMKM sebagai sel-sel ekonomi kerakyatan. Karena lapangan kerja tidak spesifik harus perusahaan yang besar," kata Wawan

Baca Juga :
81 Tahun RI Merdeka, Prabowo: Kenapa Belum Bisa Bikin Mobil Sendiri?
Prabowo Ungkit 4 Kali Kalah Pilpres: Tapi Saya Nggak Ganggu Pemimpin Dapat Mandat
Prabowo Puas Bisa Naiki Mobil Buatan RI, Meski Sempat Bocor Saat Hujan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Pindah 4 Lokasi Tempat Tinggal
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol: Head to Head, Susunan Pemain
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Laporan Firdaus Oiwobo terhadap Eks Ketua BEM UGM Masih Didalami Polisi
• 22 jam laluokezone.com
thumb
Persaingan MLSC All-Stars Ketat, Nadia Shakila Azzahra: Tak Seperti di Jogja
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Box Office Supergirl Diperkirakan Raup Pendapatan hingga USD50 Juta
• 2 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.