BEKASI, KOMPAS.com – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi, Nesan Sudjana, menyatakan akan mempertimbangkan menempuh jalur hukum apabila hasil investigasi menyatakan tuduhan dugaan pelecehan terhadap sejumlah bawahannya tidak terbukti.
"Kalau nantinya memang terbukti tuduhan itu tidak benar, tentu akan kami pelajari langkah hukumnya. Apakah kami akan melapor ke Polda atau langkah hukum lainnya," ujar Nesan saat dikonfirmasi Kompas.com melalui sambungan telepon, Jumat (26/6/2026).
Nesan mengatakan, tuduhan tersebut dinilai telah mencoreng nama baik dirinya, keluarga, dan institusi Satpol PP Kota Bekasi.
Baca juga: Kasatpol PP Kota Bekasi Diadukan ke DPRD soal Dugaan Pelecehan Anak Buahnya
"Karena memang sangat merusak harga diri saya, keluarga, dan institusi, tentu akan kami pertimbangkan laporan itu," kata dia.
Meski demikian, Nesan menegaskan dirinya akan menunggu terlebih dahulu hasil investigasi yang dilakukan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) serta Inspektorat Kota Bekasi.
"Kalau nanti memang ada proses dari Pemerintah Kota, tentu saya siap mengikuti seluruh prosedur. Ini menyangkut nama baik saya. Tapi saya minta dibuktikan kebenarannya," katanya.
Nesan juga membantah tuduhan telah melakukan pelecehan terhadap bawahannya.
Baca juga: Kasatpol PP Kota Bekasi Bantah Tuduhan Pelecehan terhadap 4 Anggotanya
"Pelecehan seksual itu sama sekali tidak dilakukan. Tidak ada kejadian tersebut. Dan itu juga diakui oleh yang bersangkutan di depan forum," ujarnya.
Menurut dia, hingga kini belum ada laporan resmi yang disampaikan para pelapor kepada BKPSDM maupun Inspektorat Kota Bekasi.
Ia mengaku heran karena pemberitaan mengenai dugaan pelecehan telah berkembang luas sebelum proses investigasi dimulai.
"Tapi sebelum investigasi dilakukan, pemberitaannya sudah ramai. Yang dibahas pelecehan verbal, tapi pemberitaannya mengarah ke mana-mana," ujarnya.
Baca juga: Kasatpol PP Kota Bekasi Minta Dugaan Pelecehan Dibuktikan, Klaim Tak Ada Chat yang Ditampilkan
Nesan menilai kondisi tersebut berdampak terhadap kehidupan pribadinya.
"Terus terang, pemberitaan ini sangat berpengaruh terhadap psikis keluarga saya. Keluarga besar saya merasa terganggu karena saya merasa tidak melakukan seperti yang dituduhkan," katanya.
Ia berharap seluruh tuduhan dapat dibuktikan melalui mekanisme yang objektif agar persoalan tersebut tidak terus merugikan dirinya maupun institusi yang dipimpinnya.
"Yang jelas, persoalan ini harus diluruskan dengan sebaik-baiknya agar nama baik institusi maupun pribadi saya tidak terus dirugikan," ujar Nesan.
Baca juga: Kasatpol PP Bekasi Duga Ada Penggiringan Opini di Balik Tudingan Pelecehan Anak Buahnya
Sebelumnya diberitakan, empat pegawai perempuan Satpol PP Kota Bekasi mengadukan dugaan pelecehan yang diduga dilakukan Nesan Sudjana kepada Komisi I DPRD Kota Bekasi.
Pengaduan tersebut ditindaklanjuti melalui rapat dengar pendapat (RDP) secara tertutup pada Kamis (25/6/2026).
Dalam rapat itu, Komisi I meminta para pelapor menyampaikan laporan resmi beserta kronologi dan bukti pendukung kepada BKPSDM serta Inspektorat Kota Bekasi agar dugaan tersebut dapat diinvestigasi sesuai mekanisme yang berlaku.
Hingga kini, proses klarifikasi dan investigasi masih berlangsung dan belum menghasilkan kesimpulan mengenai ada atau tidaknya pelanggaran.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




