JAKARTA, KOMPAS.TV - Musim kemarau mulai meluas di Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat hingga dasarian III Juni 2026, sebanyak 37,6 persen wilayah Indonesia atau sekitar 263 zona musim telah memasuki musim kemarau.
Di tengah meluasnya musim kemarau tersebut, BMKG juga mencatat suhu udara maksimum mencapai 38,6 derajat Celsius di Papua Barat.
Sementara di sejumlah wilayah lain, hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat masih terjadi dan diprakirakan berlanjut dalam beberapa hari ke depan.
Prakirawan BMKG Dendi Rona Purnama mengatakan masyarakat tetap perlu mewaspadai potensi hujan meski sebagian besar wilayah mulai memasuki musim kemarau.
"Meskipun sebagian besar wilayah Indonesia telah memasuki periode musim kemarau, adanya potensi hujan perlu diwaspadai dalam sepekan ke depan," kata Dendi dalam siaran BMKG, Jumat (26/6/2026).
Baca Juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca 27-28 Juni 2026, Hujan Lebat Berpotensi di 20 Wilayah
Menurut Dendi, kondisi tersebut dipengaruhi sejumlah fenomena atmosfer yang masih aktif secara bersamaan, antara lain Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby ekuatorial, gelombang Kelvin, serta sirkulasi siklonik di Samudra Pasifik utara Papua.
Kombinasi fenomena tersebut meningkatkan peluang terbentuknya awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia.
BMKG mencatat suhu maksimum selama periode 22-24 Juni berkisar 35 hingga 35,5 derajat Celsius di Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.
Sementara itu, suhu tertinggi tercatat di Papua Barat yang mencapai 38,6 derajat Celsius.
Penulis : Danang Suryo Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- BMKG
- musim kemarau
- suhu udara
- prakiraan cuaca
- cuaca Indonesia





