Istanbul (ANTARA) - Seorang anggota parlemen senior Iran, Sabtu, mengatakan bahwa serangan AS terhadap Iran selama perundingan menunjukkan kurangnya komitmen Washington terhadap diplomasi dan kesepakatan gencatan senjata.
Ibrahim Azizi, kepala Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen, mengatakan AS "sekali lagi menyerang Iran di tengah negosiasi."
"Presiden AS yang gagap telah menunjukkan bahwa dia tidak memiliki komitmen terhadap prinsip-prinsip negosiasi atau gencatan senjata," kata Azizi.
Dia mengatakan "pelanggaran sembrono" terhadap gencatan senjata akan, "seperti biasa, menyebabkan kemunduran dan penyesalan" bagi AS.
"Permainan saling menyalahkan tidak lagi efektif," tambahnya.
Pernyataan itu muncul beberapa jam setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan pasukan angkatan lautnya menargetkan posisi militer AS di seluruh wilayah sebagai tanggapan atas serangan AS di selatan Iran.
Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) mengatakan pada Jumat malam (26/6) bahwa pasukan AS menyerang situs rudal, drone, dan radar Iran setelah menuduh Teheran berada di balik serangan terhadap kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.
Sumber: Anadolu
Baca juga: IRGC targetkan posisi militer AS di kawasan pasca-serangan di selatan
Baca juga: Media: Enam pesawat AS serang empat target di Iran
Ibrahim Azizi, kepala Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen, mengatakan AS "sekali lagi menyerang Iran di tengah negosiasi."
"Presiden AS yang gagap telah menunjukkan bahwa dia tidak memiliki komitmen terhadap prinsip-prinsip negosiasi atau gencatan senjata," kata Azizi.
Dia mengatakan "pelanggaran sembrono" terhadap gencatan senjata akan, "seperti biasa, menyebabkan kemunduran dan penyesalan" bagi AS.
"Permainan saling menyalahkan tidak lagi efektif," tambahnya.
Pernyataan itu muncul beberapa jam setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan pasukan angkatan lautnya menargetkan posisi militer AS di seluruh wilayah sebagai tanggapan atas serangan AS di selatan Iran.
Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) mengatakan pada Jumat malam (26/6) bahwa pasukan AS menyerang situs rudal, drone, dan radar Iran setelah menuduh Teheran berada di balik serangan terhadap kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.
Sumber: Anadolu
Baca juga: IRGC targetkan posisi militer AS di kawasan pasca-serangan di selatan
Baca juga: Media: Enam pesawat AS serang empat target di Iran





