Riset dan Inovasi Kunci Keberhasilan Program JKN

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Untuk mendorong peningkatan kualitas layanan dan memastikan kebijakan Program JKN semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat, BPJS Kesehatan meluncurkan The 5th Open Call for Research Proposal 2026 dan Program Sinova (Sinergi Inovasi Bersama Pemerintah Daerah). Kedua upaya tersebut menjadi wadah kolaborasi antara BPJS Kesehatan, akademisi, peneliti, dan pemerintah daerah untuk menghasilkan inovasi dan rekomendasi berbasis bukti yang mendukung penguatan penyelenggaraan Program JKN.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito mengatakan penguatan riset dan inovasi menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan Program JKN sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan bagi peserta. Menurutnya, tantangan sistem kesehatan yang semakin dinamis perlu direspons melalui kebijakan yang didukung oleh data hingga hasil penelitian.

Baca Juga :
Pengobatan Tak Ditanggung BPJS, Wanita Disekap Pacar Sempat Akan Dipulangkan karena Biaya Rp40 Juta, Bupati Turun Tangan
Klaim BPJS Tembus Rp 5 Triliun, IFI Desak Aturan Rujukan Fisioterapi Segera Dirombak

“BPJS Kesehatan meyakini bahwa riset dan inovasi memiliki peran dalam mendukung transformasi pelayanan kesehatan. Berbagai tantangan yang dihadapi membutuhkan solusi yang tidak hanya adaptif, tetapi juga diperkuat dengan adanya data. Karena itu, kami terus membuka ruang kolaborasi dengan akademisi, peneliti, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan untuk menghasilkan rekomendasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Pujo.

Melalui The 5th Open Call for Research Proposal 2026 yang digelar pada tanggal 26 Juni hingga 17 Juli 2026 , BPJS Kesehatan mengajak perguruan tinggi, lembaga penelitian, akademisi, dan peneliti dari berbagai daerah untuk berkontribusi menghasilkan kajian ilmiah yang dapat mendukung pengembangan Program JKN. Topik kajian yang dikompetisikan meliputi area penguatan promotif preventif, peningkatan keaktifan peserta, deteksi dan penanggulangan fraud serta penguatan tata kelola Program JKN.

Pujo menjelaskan bahwa selama beberapa tahun terakhir, berbagai hasil penelitian yang lahir dari kolaborasi BPJS Kesehatan dengan dunia akademik telah memberikan perspektif baru dalam memahami kebutuhan peserta, tantangan pelayanan kesehatan, hingga efektivitas implementasi kebijakan di lapangan.

“Kami ingin mendorong lahirnya berbagai penelitian yang relevan dengan kebutuhan penyelenggaraan Program JKN saat ini. Hasil riset tersebut tidak hanya menjadi dokumen akademik, tetapi diharapkan dapat diterjemahkan menjadi rekomendasi yang aplikatif untuk meningkatkan mutu layanan bagi masyarakat,” kata Pujo.

Selain memperkuat pengembangan penelitian, BPJS Kesehatan juga meluncurkan Program Sinova atau Sinergi Inovasi Bersama Pemerintah Daerah. Program tersebut menjadi wadah kolaborasi untuk mendorong lahirnya berbagai inovasi pelayanan dan tata kelola yang dapat dikembangkan bersama pemerintah daerah sesuai kebutuhan dan karakteristik masing-masing wilayah.

Baca Juga :
Taman Budaya BPJS di Minahasa Jadi Simbol Kolaborasi Ekosistem JKN
Lowongan Kerja BPJS Kesehatan 2026 Masih Dibuka, Lulusan D3 Semua Jurusan Bisa Daftar!
Dukung Asta Cita Presiden, BPJS Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadi Saksi Praperadilan Kasus Nanas, Penyidik Akui Tak Ada Aliran Dana ke Eks Pj Gubernur Bahtiar
• 15 jam laluharianfajar
thumb
Senegal Catat Kemenangan Bersejarah 5-0 atas Irak, Jaga Asa Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
• 10 jam laluharianfajar
thumb
Line Up Uruguay vs Spanyol: Yamal Pimpin La Roja, Nunez Starter
• 9 jam lalumedcom.id
thumb
Purbaya Isyaratkan Anggaran MBG 2026 Dipangkas Rp40 Triliun
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Presiden Prabowo ajak akademisi jadi inovator pembangunan Indonesia
• 18 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.