Bisnis.com, JAKARTA — PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengumumkan penghentian operasional untuk layanan rute 1N (Tanah Abang–Blok M) dan 10D (Tanjung Priok–Kampung Rambutan) efektif mulai 30 Juni 2026 demi mengoptimalkan utilitas armada serta memangkas waktu tunggu penumpang di rute-rute padat.
Restrukturisasi ini diambil setelah evaluasi internal menunjukkan adanya tumpang tindih (overlapping) pelayanan yang cukup tinggi dengan rute eksisting Transjakarta lainnya di segmen jalan yang sama.
Guna menjamin kelancaran mobilitas harian warga, manajemen telah merancang skema transit alternatif yang memanfaatkan koridor aktif di sekitarnya.
Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, Welfizon Yuza, menjelaskan penataan ulang koridor ini tidak akan mengurangi aksesibilitas transportasi publik bagi masyarakat di wilayah terdampak.
"Kami juga telah menyiapkan alternatif perjalanan, sehingga pelanggan tetap dapat melakukan mobilitas dengan nyaman,” ujar Welfizon dilansir dari Antara, Sabtu (27/6/2026)
Bagi pelanggan yang terbiasa menggunakan rute 1N menuju Blok M, manajemen mengarahkan untuk memanfaatkan bus rute 9D dari Tanah Abang, kemudian melakukan transit di Bus Stop Plaza Sentral untuk melanjutkan perjalanan dengan rute 1P.
Baca Juga
- Rute Angkutan Umum ke Jakarta Fair 2026: KRL, Transjakarta, MRT, LRT
- Tarif LRT, MRT, dan Transjakarta hanya Rp1 pada 27-28 Juni, Rayakan HUT ke-499 DKI
- Daftar Rekayasa Lalin, Kantong Parkir, dan Operasional Transjakarta saat Puncak HUT DKI Jakarta di HI
Sebaliknya, pergerakan menuju Tanah Abang dapat diakses menggunakan rute 1P dari Blok M dengan titik transit di Bus Stop Benhil 3 sebelum menyambung ke rute 9D.
Sementara itu, penyesuaian untuk eks pengguna rute 10D arah Tanjung Priok dapat disiasati dengan menaiki rute 7F dari Halte Kampung Rambutan, melakukan transit di Halte Utan Kayu Rawamangun, lalu meneruskan perjalanan menggunakan Koridor 10.
Opsi kedua adalah memanfaatkan Koridor 7 dari Halte Kampung Rambutan, transit di Halte Cawang Cililitan, dan berpindah ke Koridor 10.
Bagi pergerakan sebaliknya menuju Kampung Rambutan, penumpang disarankan menggunakan Koridor 10 dari Halte Tanjung Priok, transit di Halte Utan Kayu Rawamangun, dan menyambung dengan rute 7F. Alternatif lain adalah menumpang Koridor 10 dari Tanjung Priok, transit di Halte Cawang Cililitan, lalu melanjutkan perjalanan menggunakan Koridor 7.
Melalui efisiensi penataan rute ini, BUMD sektor transportasi DKI Jakarta tersebut memproyeksikan redistribusi bus dapat dialokasikan secara instan ke jalur-jalur dengan permintaan (demand) tinggi yang selama ini masih kerap mengalami penumpukan penumpang.
Welfizon berharap penyesuaian ini dapat dimanfaatkan secara lebih optimal untuk mendukung layanan pada rute dengan kebutuhan perjalanan yang lebih tinggi, dan mempersingkat waktu tunggu tanpa mengurangi akses mobilitas masyarakat karena alternatif perjalanan telah disiapkan.





