jpnn.com, BANDAR LAMPUNG - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menerima gelar adat kehormatan Baginda Pemuka Bangsa dari lima kerajaan adat Lampung dalam prosesi sakral yang digelar di Rumah Adat Lampung Kedatun Keagungan, Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, Sabtu (27/6).
Prosesi penganugerahan dihadiri para sultan, penyimbang adat serta tokoh masyarakat.
BACA JUGA: Semangati Kader di Lampung, Jokowi Sebut PSI Akan Masuk Parlemen di 2029
Jokowi tampak mengenakan pakaian adat Lampung lengkap sebagai bagian dari rangkaian penyematan gelar kehormatan tersebut.
Kedatangan Jokowi langsung disambut melalui tradisi Nemui Nyimah, sebuah tradisi penyambutan tamu kehormatan dalam budaya Lampung. Selanjutnya, prosesi pemberian gelar adat dilaksanakan di Gedung Pusiban.
BACA JUGA: Jokowi Gaungkan Prabowo-Gibran 2 Periode, Istana: Fokus Bekerja Dulu
Penganugerahan gelar Baginda Pemuka Bangsa merupakan bentuk penghormatan dari lima kerajaan adat Lampung kepada Jokowi atas kontribusi dan pengabdiannya selama memimpin Indonesia.
Prosesi itu sekaligus menjadi agenda utama hari kedua kunjungan Jokowi di Provinsi Lampung.
BACA JUGA: Berkunjung ke Mesuji, Jokowi: Saya Hadir untuk PSI
Jokowi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghormatan yang diberikan kepadanya.
"Saya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yang Mulia Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan Ke-23 beserta seluruh jajaran perangkat adat. Saya sangat menghargai dan sangat menghormati kebudayaan yang terus kita rawat dan pelihara bersama," kata Jokowi.
Jokowi berharap budaya Lampung dan seluruh budaya Nusantara tetap dijaga serta diwariskan kepada generasi penerus di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.
"Semoga kebudayaan ini terus diteruskan oleh anak cucu kita sehingga budaya Nusantara, budaya Lampung, dan budaya-budaya lainnya tetap lestari di tengah zaman yang semakin modern," tutup Jokowi.
Seusai mengikuti prosesi adat, Jokowi melanjutkan rangkaian agenda hari keduanya di Lampung dengan menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Bandar Lampung. (dil/jpnn)
Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif




