Jangan Masukkan Sendok ke Mulut Anak Kejang! Ini Pertolongan Pertama yang Tepat

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Moms, melihat anak tiba-tiba mengalami kejang tentu menjadi momen yang sangat mengkhawatirkan. Tak sedikit orang tua yang langsung panik dan berusaha memasukkan sendok, jari, atau benda lain ke dalam mulut anak karena khawatir lidahnya tergigit.

Padahal, tindakan tersebut justru tidak dianjurkan dan bisa membahayakan anak.

Pertolongan Pertama saat Anak Kejang

Menurut Dokter Tim Emergency & Trauma Siloam Hospitals TB Simatupang, dr. Christina Valentin, saat anak kejang ini yang perlu dilakukan, Moms.

"Hal terpenting yang perlu dilakukan adalah menjaga agar jalan napas anak tetap terbuka dan mencegah terjadinya cedera selama kejang berlangsung," kata dr. Christina pada kumparanMOM beberapa waktu lalu.

Perlu dipahami, kejang bukan kondisi yang langsung membutuhkan tindakan CPR (resusitasi jantung paru). CPR hanya diperlukan bila anak mengalami henti napas atau henti jantung.

Saat anak mulai kejang, usahakan untuk tetap tenang. Kemudian lakukan beberapa langkah berikut:

"Longgarkan pakaian yang ketat, terutama di area leher. Kemudian catat waktu mulai kejang dan, bila memungkinkan, rekam proses kejang untuk membantu dokter mengevaluasi kondisinya," jelasnya.

Kapan Anak Harus Segera Dibawa ke Rumah Sakit?

Meski sebagian besar kejang dapat berhenti dengan sendirinya, ada beberapa kondisi yang membutuhkan penanganan medis segera.

Segera cari bantuan darurat atau bawa anak ke rumah sakit apabila:

  1. Kejang berlangsung lebih dari lima menit.

  2. Anak mengalami kesulitan bernapas.

  3. Bibir atau kulit anak tampak membiru.

  4. Anak tidak sadar setelah kejang berhenti.

  5. Kejang baru pertama kali dialami anak.

Hindari Kesalahan yang Masih Sering Dilakukan

Masih banyak orang yang percaya bahwa memasukkan sendok atau benda lain ke dalam mulut anak saat kejang padahal ini adalah langkah yang salah, Moms.

"Ingat, hindari memasukkan sendok, jari, makanan, atau minuman ke dalam mulut anak. Jangan pula menahan gerakan kejang karena justru bisa menyebabkan cedera," tegasnya.

Jadi jika anak mengalami kejang, usahakan tetap tenang, pastikan lingkungan di sekitarnya aman, dan segera cari pertolongan medis bila muncul tanda-tanda kegawatdaruratan, ya, Moms.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kondisi Rumah yang Ambruk Imbas Longsor di Benhil: Puing Masih Berserakan
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Kemenhan Beri Santunan Rp 50 Juta untuk Keluarga 5 Calon Manajer Kopdes yang Meninggal
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Duka dari Latihan Militer Peserta SPPI
• 17 jam laluliputan6.com
thumb
Belgia Lolos ke Fase Gigur Usai Cukur Selandia Baru 5-1
• 11 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Bukan Klakson, Survei Ini Ungkap Penyebab Utama Orang Emosi di Jalan
• 11 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.