PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) menyetujui pembagian dividen tunai final sebesar Rp83 per saham atau setara Rp566,06 miliar untuk tahun buku 2025.
IDXChannel - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) menyetujui pembagian dividen tunai final sebesar Rp83 per saham atau setara Rp566,06 miliar untuk tahun buku 2025.
Nilai tersebut mencerminkan dividend payout ratio sebesar 29,99 persen dari laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,98 triliun.
Persetujuan tersebut diperoleh dalam RUPS Tahunan LSIP yang digelar di Jakarta pada Kamis (25/6/2026). Dividen akan dibayarkan menggunakan laba bersih perseroan pada tahun buku 2025.
Dengan pembagian dividen tersebut, pemegang saham pengendali LSIP, PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP), diperkirakan akan menerima dividen sebesar Rp336,85 miliar.
Sementara itu, pemegang saham publik dengan kepemilikan di bawah 5 persen secara kolektif akan memperoleh dividen senilai Rp229,19 miliar.
Investor kawakan Lo Kheng Hong yang menguasai 1,32 persen saham LSIP diperkirakan berhak menerima dividen sekitar Rp7,46 miliar. Adapun investor Winarno Tjajadi diperkirakan akan mengantongi dividen sebesar Rp24,9 miliar.
Selain menetapkan pembagian dividen, pemegang saham juga menyetujui penyisihan dana sebesar Rp5 miliar dari laba bersih tahun buku 2025 sebagai dana cadangan perseroan.
"Sisa laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk perseroan untuk Tahun Buku 2025 dicatat sebagai saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya," demikian disampaikan manajemen LSIP dalam RUPS Tahunan.
Dengan demikian, setelah pembagian dividen dan pembentukan dana cadangan, sisa laba bersih perseroan akan dibukukan sebagai laba ditahan guna mendukung kebutuhan operasional dan pengembangan usaha ke depan.
(Shifa Nurhaliza Putri)





