Lestari Moerdijat: Indonesia Bangsa yang Tidak Terpisah

metrotvnews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, Indonesia adalah satu bangsa yang tidak terpisah. Ancaman terhadap kebangsaan sesungguhnya adalah ketika perbedaan dipertentangkan dan sejarah kebersamaan dilupakan. 

Hal itu disampaikan saat menghadiri acara Kongkow Kebangsaan: Tionghoa dalam Kebangsaan dan Kebudayaan Indonesia yang digelar oleh Persaudaraan Peranakan Tionghoa Warga Indonesia (PERTIWI) di White House de Noyas, Cilongok, Banyumas, Jawa Tengah, Jumat, 26 Juni 2026.

"Indonesia berdiri bukan karena semua orang sama, melainkan karena kita memilih berbagi 'rumah' yang sama. Rumah itu dibangun dari ribuan perjumpaan, ratusan budaya, dan beragam etnis yang saling memperkaya," ujar kata Lestari dalam keterangan tertulis, Sabtu, 27 Juni 2026.
 

Baca Juga :

 
Lestari Moerdijat: Bangun Partisipasi Masyarakat dalam Pencegahan Kekerasan Seksual
 

Menurut Lestari, Indonesia adalah satu bangsa yang tidak terpisah, terlepas dari adanya beragam suku atau agama. Perlindungan bagi seluruh warga negara, tanpa terkecuali dijamin oleh konstitusi.

Menurutnya, nilai-nilai kebangsaan yang terkandung dalam empat konsensus kebangsaan Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan benteng untuk melindungi dan merawat persatuan yang ada. Dia berpendapat, politisasi identitas dan stereotip negatif terhadap etnis Tionghoa harus dilawan.


Lambang negara Indonesia Garuda Pancasila. Foto: Medcom.id/ Rhobi Shani.

Sebab menurutnya, isu perpecahan dan sentimen anti-Tionghoa merupakan hasil kontruksi politik politik devide et impera, bukan konflik yang organik. Anggota Komisi X DPR RI itu menegaskan bahwa kekuatan Indonesia selalu lahir dari kemampuannya mengubah keberagaman menjadi persaudaraan. 

"Itulah makna sejati Bhinneka Tunggal Ika, bukan sekadar hidup berdampingan, melainkan tumbuh, berkarya, dan membangun masa depan bersama sebagai satu bangsa, Indonesia," kata Lestari.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
50 Ribu Orang Masih Hilang Usai Gempa Kembar Guncang Venezuela
• 21 jam laludetik.com
thumb
Anggota DPR: Satgas PHK Jangan Hanya Urus Korban, tetapi Cegah PHK Terjadi
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Pemkab Jember Tengah Susun Roadmap Pemanfaatan Aset Belum Produktif
• 17 menit laluberitajatim.com
thumb
Davina Karamoy Ungkap Tantangan Terbesar Syuting Film Andai Waktu Bisa Diulang Kembali
• 12 jam laluintipseleb.com
thumb
Diungkap Prabowo, Elite yang Tak Mau Diajak Kerja Sama Bikin Pembangunan Indonesia Terhambat
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.