Relawan Ciliwung: Masih Banyak Warga Anggap Sungai sebagai Tempat Pembuangan Sampah

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita


JAKARTA, KOMPAS.com - Kebiasaan membuang sampah ke sungai masih menjadi persoalan yang dihadapi Jakarta hingga saat ini.

Padahal, sampah yang dibuang ke aliran sungai tidak benar-benar hilang, melainkan hanya berpindah tempat dan menimbulkan masalah baru bagi lingkungan.

Hal itu disampaikan relawan Khatulistiwa Rescue Team, Rama, saat kegiatan susur sungai Ciliwung River Adventure di Banjir Kanal Barat (BKB), Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2026).

Menurut Rama, masih banyak masyarakat yang menganggap sungai sebagai tempat pembuangan sampah karena berpikir sampah yang dibuang akan terbawa arus dan menghilang begitu saja.

"Masih banyak masyarakat yang menganggap sungai sebagai tempat pembuangan sampah. Mereka berpikir sampah yang dibuang akan hilang, padahal tidak pernah benar-benar hilang dan justru menjadi masalah baru bagi lingkungan," kata Rama.

Baca juga: Lewat Susur Sungai, Warga Diajak Melihat Langsung Kondisi Sungai Jakarta

Menurut Rama, warga tidak memikirkan dampak membuang sampah ke sungai bisa membuat banjir dan mencemari lingkungan. 

“Yang mereka pikirkan sampah mereka hilang, padahal tidak akan pernah hilang,” kata Rama.

Pandangan tersebut, menurut dia, menjadi salah satu penyebab persoalan sampah di sungai sulit diselesaikan.

Sampah yang dibuang ke sungai pada akhirnya akan menumpuk di titik tertentu, menyumbat aliran air, hingga mencemari lingkungan.

Saat menyusuri aliran Sungai Ciliwung tepatnya di kawasan Kanal Banjir Barat, peserta dapat melihat langsung kondisi sungai dari atas perahu karet.

Di beberapa titik, bantaran sungai terlihat cukup tertata dengan pepohonan yang tumbuh di sepanjang aliran air.

Baca juga: Tumpukan Sampah di Kali Gendong Kini Menyusut Drastis

Namun, pemandangan berbeda terlihat di sejumlah lokasi lainnya.

Tumpukan sampah masih tampak mengendap di tepian sungai.

Sampah plastik, peralatan makan minum, sepatu, popok, hingga berbagai jenis limbah rumah tangga terlihat terbawa arus.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Bagi Rama, pemandangan itu menjadi pengingat bahwa persoalan sampah di sungai masih menjadi tantangan yang belum sepenuhnya terselesaikan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sindikat Judi Online Hayam Wuruk Kelola 145 Situs, Deposit Tembus Rp 13,9 Triliun
• 22 jam lalukompas.id
thumb
Merger Emiten Grup Telkom (MTEL) dan 2 Anak Usaha Tinggal Menunggu RUPS 30 Juni
• 5 jam lalukatadata.co.id
thumb
Raksasa Nuklir Muslim Beri Warning, Ada Bom Waktu Ancam Negaranya
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Berikut 10 Saham yang Tak Raup Cuan, Ada ENRG hingga IMPC
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
• 3 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.