JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperbarui parameter gempa bumi yang mengguncang wilayah tenggara Pacitan, Jawa Timur, pada Sabtu (27/6/2026).
Hasil analisis terbaru menunjukkan magnitudo gempa menjadi M5,3. Sebelumnya, pada informasi awal gempa bumi di Pacitan dilaporkan berkekuatan M5,6.
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan pembaruan tersebut juga mencakup lokasi episenter dan kedalaman gempa.
"Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,3 pada kedalaman 53 kilometer," kata Wijayanto dalam Indonesia Tsunami Early Warning System atau InaTEWS BMKG.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Pacitan, Getaran Dirasakan di Jatim hingga Yogyakarta
Berdasarkan hasil analisis terbaru, episenter gempa berada pada koordinat 9,05 Lintang Selatan dan 111,11 Bujur Timur, atau di laut sekitar 96 kilometer tenggara Pacitan, dengan kedalaman 53 kilometer.
Sebelumnya, informasi awal BMKG menyebut pusat gempa berada di sekitar 86 kilometer tenggara Pacitan pada kedalaman 10 kilometer.
BMKG juga memastikan hasil pemodelan menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Wijayanto menjelaskan berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang mengguncang Pacitan merupakan gempa bumi tektonik akibat aktivitas subduksi lempeng di selatan Pulau Jawa.
Menurut dia, analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.
Penulis : Danang Suryo Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- gempa Pacitan
- BMKG
- gempa hari ini
- gempa Jawa Timur
- gempa DIY
- subduksi lempeng





