Jakarta (ANTARA) - Pancasakti Run 2026 kembali digelar dengan mengusung konsep lari yang dipadukan dengan aksi pelestarian lingkungan melalui program penanaman pohon, melanjutkan tradisi yang telah dijalankan sejak penyelenggaraan sebelumnya.
Ketua Pancasakti Run 2026 Hendy Sugiono mengatakan kegiatan penanaman pohon tetap menjadi komitmen utama yang dilaksanakan satu hari setelah pelaksanaan lomba lari di QBig BSD City.
"Kita akan terus menepati janji seperti Pancasakti Run 2025 lalu yaitu menanam satu pohon untuk satu bib," kata Hendy dalam keterangan tertulisnya yang diterima Jakarta, Sabtu.
"Tahun ini kami melanjutkan komitmen itu dengan menanam sekitar 3.000 pohon untuk setiap bib yang dipakai pelari. Ini artinya pelari ikut berkontribusi dalam menyelamatkan bumi."
Ia menjelaskan proses penanaman pohon akan dilakukan di Pusat Budaya Alam Nusantara dan akan melibatkan perwakilan pelari, komunitas, serta sejumlah influencer untuk menyaksikan langsung kegiatan tersebut.
Menurut Hendy, meski mengusung tema "The Journey to Going Public Begins," Pancasakti Run tetap menempatkan isu lingkungan sebagai bagian penting dari penyelenggaraan acara melalui program penghijauan yang berkelanjutan.
Baca juga: Mandiri Jogja Marathon padukan kompetisi lari dengan pengalaman wisata
Hendy menambahkan, pada penyelenggaraan tahun ini Pancasakti Run menghadirkan kategori baru, yakni Half Marathon 21K, selain kategori 10K dan 5,5K, dengan target peserta mencapai 5.000 orang.
"Pancasakti Run 2026 menyiapkan total hadiah podium sebesar Rp230 juta untuk para pemenang di seluruh kategori, serta berbagai doorprize menarik lainnya. Peserta juga mendapatkan race pack dengan total nilai hingga Rp1 juta," ujar Hendy.
Sementara itu, CEO Pancasakti Group Suwandy Tasmady mengatakan ajang ini tidak hanya menjadi kegiatan olahraga, tetapi juga sarana memperkuat kebersamaan dan memperkenalkan nilai perusahaan kepada publik.
"Peserta kategori Half Marathon 21K berkesempatan mengikuti program undian menuju World Marathon Majors 2027 untuk tiga orang pemenang yang mampu finis maksimal 2 jam 30 menit. Ini yang membedakan Pancasakti Run dengan ajang lari lainnya di Indonesia," kata Suwandy.
Ia menambahkan, Pancasakti Run 2026 juga menjadi bagian dari perjalanan awal Pancasakti Group menuju rencana penawaran umum perdana saham (IPO) pada 2029, sekaligus ajang pertemuan berbagai pemangku kepentingan perusahaan, mulai dari mitra, pelanggan, hingga vendor.
Pancasakti Run 2026 yang menjadi penyelenggaraan kedua setelah debut tahun sebelumnya, dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 19 Juli di QBig BSD City.
Baca juga: Pelari disarankan memantau detak jantung selama lari maraton
Baca juga: Pancasakti Run 2026 tawarkan tiket menuju World Marathon Majors
Ketua Pancasakti Run 2026 Hendy Sugiono mengatakan kegiatan penanaman pohon tetap menjadi komitmen utama yang dilaksanakan satu hari setelah pelaksanaan lomba lari di QBig BSD City.
"Kita akan terus menepati janji seperti Pancasakti Run 2025 lalu yaitu menanam satu pohon untuk satu bib," kata Hendy dalam keterangan tertulisnya yang diterima Jakarta, Sabtu.
"Tahun ini kami melanjutkan komitmen itu dengan menanam sekitar 3.000 pohon untuk setiap bib yang dipakai pelari. Ini artinya pelari ikut berkontribusi dalam menyelamatkan bumi."
Ia menjelaskan proses penanaman pohon akan dilakukan di Pusat Budaya Alam Nusantara dan akan melibatkan perwakilan pelari, komunitas, serta sejumlah influencer untuk menyaksikan langsung kegiatan tersebut.
Menurut Hendy, meski mengusung tema "The Journey to Going Public Begins," Pancasakti Run tetap menempatkan isu lingkungan sebagai bagian penting dari penyelenggaraan acara melalui program penghijauan yang berkelanjutan.
Baca juga: Mandiri Jogja Marathon padukan kompetisi lari dengan pengalaman wisata
Hendy menambahkan, pada penyelenggaraan tahun ini Pancasakti Run menghadirkan kategori baru, yakni Half Marathon 21K, selain kategori 10K dan 5,5K, dengan target peserta mencapai 5.000 orang.
"Pancasakti Run 2026 menyiapkan total hadiah podium sebesar Rp230 juta untuk para pemenang di seluruh kategori, serta berbagai doorprize menarik lainnya. Peserta juga mendapatkan race pack dengan total nilai hingga Rp1 juta," ujar Hendy.
Sementara itu, CEO Pancasakti Group Suwandy Tasmady mengatakan ajang ini tidak hanya menjadi kegiatan olahraga, tetapi juga sarana memperkuat kebersamaan dan memperkenalkan nilai perusahaan kepada publik.
"Peserta kategori Half Marathon 21K berkesempatan mengikuti program undian menuju World Marathon Majors 2027 untuk tiga orang pemenang yang mampu finis maksimal 2 jam 30 menit. Ini yang membedakan Pancasakti Run dengan ajang lari lainnya di Indonesia," kata Suwandy.
Ia menambahkan, Pancasakti Run 2026 juga menjadi bagian dari perjalanan awal Pancasakti Group menuju rencana penawaran umum perdana saham (IPO) pada 2029, sekaligus ajang pertemuan berbagai pemangku kepentingan perusahaan, mulai dari mitra, pelanggan, hingga vendor.
Pancasakti Run 2026 yang menjadi penyelenggaraan kedua setelah debut tahun sebelumnya, dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 19 Juli di QBig BSD City.
Baca juga: Pelari disarankan memantau detak jantung selama lari maraton
Baca juga: Pancasakti Run 2026 tawarkan tiket menuju World Marathon Majors





