jpnn.com - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menjalani ritual menginjak kepala kerbau saat menerima gelar kehormatan adat dari lima kerajaan adat di Kedaton Keagungan, Bandar Lampung, Sabtu (27/6).
Prosesi tersebut menjadi salah satu rangkaian penganugerahan gelar adat yang berlangsung di hadapan para penyimbang adat, tokoh masyarakat, dan tamu undangan.
BACA JUGA: Bantah Jokowi Tak Lagi Dicintai Rakyat, Ahmad Ali: Siapa yang Bilang
Momen ketika Jokowi menginjak kepala kerbau langsung menarik perhatian publik. Rekaman video dan foto prosesi itu pun beredar luas di media sosial hingga memunculkan berbagai tanggapan.
Hingga acara berakhir, belum ada penjelasan resmi mengenai makna ritual tersebut. Jokowi juga tidak memberikan keterangan khusus terkait filosofi prosesi yang dijalaninya.
BACA JUGA: Perkenalan Taufik Hidayat dan Mbak YTR Korban Penyiksaan Berawal dari Aplikasi Tinder
Pihak penyelenggara maupun pemangku adat juga belum menyampaikan penjelasan mengenai simbol atau pesan yang terkandung dalam ritual menginjak kepala kerbau tersebut.
Terlepas dari beragam interpretasi yang berkembang di masyarakat, prosesi itu menjadi salah satu momen yang paling menyita perhatian dalam penganugerahan gelar adat kepada Jokowi.
BACA JUGA: Taufik Hidayat Dijerat Pasal Berlapis, Ancaman Hukumannya Selama Ini
Penganugerahan gelar kehormatan oleh lima kerajaan adat di Kedaton Keagungan merupakan bentuk penghormatan kepada Jokowi sebagai tokoh nasional.
Acara berlangsung khidmat dan dihadiri para penyimbang adat, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan dari berbagai unsur budaya di Lampung.
Sementara itu, Ketua Harian PSI Ahmad Ali membantah anggapan yang menyebut Presiden ke-7 RI Jokowi sudah tidak lagi dicintai masyarakat.
Ahmad Ali mengaku menyaksikan langsung antusiasme warga saat mendampingi kunjungan Jokowi di Lampung.
Menurut dia, ribuan warga memadati ruas jalan untuk menyambut mantan presiden tersebut.
"Siapa yang bilang Pak Jokowi sudah tidak dicintai rakyat? Saya menjadi saksi sendiri. Sepanjang jalan masyarakat keluar dari rumah, berdiri di pinggir jalan, menyambut beliau dengan penuh antusias," kata Ahmad Ali dalam keterangannya, Sabtu (27/6).
Dia mengatakan sambutan hangat masyarakat terlihat di setiap titik kunjungan Jokowi.
Warga, kata Ahmad Ali, melambaikan tangan hingga berebut ingin bertemu langsung dengan Jokowi.
Menurutnya, antusiasme tersebut merupakan bentuk apresiasi masyarakat terhadap rekam jejak kepemimpinan Jokowi selama dua periode.
"Kerja nyata tidak pernah bohong. Masyarakat bisa menilai sendiri siapa pemimpin yang benar-benar bekerja. Banyak program beliau yang dirasakan langsung manfaatnya oleh rakyat," ujarnya.(kkp/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Bertambah Lagi, Total 5 Calon Manajer Kopdes yang Meninggal saat Latsarmil
Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Kenny Kurnia Putra




