Unit musik retro Wijaya 80 akan melahirkan karya terbaru mereka berjudul Lagu Kenangan pada 26 Juni mendatang. Agar visualnya maksimal, Ardhito Pramono dan kawan-kawan ini memilih Tokyo, Jepang, untuk syuting video klip.
Personel Wijaya 80, Hezky Joe, mengungkap bahwa Jepang sangat berkaitan erat dengan proses kreatif saat lagu tersebut diciptakan. Menurutnya, saat ini Wijaya 80 memang sedang menyelami estetika musik dari Negeri Sakura era lawas.
"Iya, itu take di Tokyo. Karena kebetulan saat produksi, Wijaya 80 sedang banyak ter-influence lagu-lagu Jepang khas 80-an. Jadi memang keseluruhan ‘mood’ dari lagu banyak mengambil unsur musik Jepang 80-an," kata Hezky kepada kumparan, Kamis (25/6).
Kesempatan terbang ke Jepang tidak disia siakan oleh grup ini. Selain Lagu Kenangan, mereka juga menggarap visual dari lagu lainnya.
“Tidak lama setelah produksi, Wijaya 80 dapat kesempatan untuk bisa shooting 2 MV (Music Video), yaitu ‘Malam-malam’ dan ‘Lagu Kenangan’ di Tokyo," tutur Hezky.
Lagu Kenangan dari Wijaya 80 Cerita Pahitnya Patah HatiHezky mengatakan, Lagu Kenangan mencoba membedah sisi manusia saat menghadapi pahitnya kehilangan. Wijaya 80 menyoroti sebuah fenomena sosial di mana banyak orang mencoba melarikan diri dari kesedihan melalui minum beralkohol.
"Banyak orang yang masih mengasosiasikan kegiatan ‘minum’ sebagai cara untuk melupakan atau mengobati kegalauan," ucap Hezky.
Namun, Wijaya 80 menekankan bahwa pelarian melalui alkohol bukanlah jawaban bagi mereka yang tengah dirundung pilu. Ada kesadaran yang ingin mereka bagikan kepada para pendengar melalui lagu ini.
"Personel Wijaya 80 yang merasakan patah hati dan mencoba menyembuhkannya dengan meminum alkohol, pada akhirnya menyadari bahwa berapa pun gelas yang diminum tidak akan pernah menuntaskan sakit hati," ungkap Hezky.
Wijaya 80 mengapresiasi penggemar setia mereka, yang akrab disapa Wijayanto dan Wijayanti, dan mengaku tak sabar membagikan Lagu Kenangan kepada mereka.
"Wijaya 80 mengapresiasi Wijayanto dan Wijayanti yang telah menunggu cukup lama untuk akhirnya Lagu Kenangan ini dirilis secara resmi. Semoga penantian selama setahun sejak lagu ini mendapat perhatian di platform digital, dapat terbayarkan melalui rilis musik dan video klip ini," tutup Hezky.





