TABLOIDBINTANG.COM - Abidzar Al Ghifari menjalani debutnya di dunia sinetron stripping melalui "Lautan Cinta". Dalam sinetron tersebut, ia dipercaya memerankan karakter Satria, seorang pria yang rela berkorban demi perempuan yang dicintainya.
Keputusan putra mendiang Ustaz Jeffri Al Buchori itu terjun ke sinetron harian sempat mengejutkan publik. Namun, Abidzar menegaskan bahwa langkah tersebut diambil sebagai bagian dari proses belajar dan penyegaran dalam perjalanan kariernya.
"Karena kayaknya saya butuh penyegaran diri lagi sih sebenarnya. Setelah sekian lama belajar, belajar, belajar, kayaknya butuh waktu untuk improve lagi," kata Abidzar Al Ghifari dalam wawancara virtual, Kamis (25/6). Ia menambahkan, "Ya intinya start from zero lagi lah."
Menurut Abidzar, pada dasarnya tidak ada perbedaan mendasar antara bermain di film, serial, maupun sinetron. Baginya, setiap proyek tetap menuntut proses pendalaman karakter yang sama.
"Semuanya sama, sama-sama akting, baca skrip, memperdalam karakter. Paling beda labelnya doang, dan bedanya di sini bisa sampai 75 scene," ucapnya.
Meski demikian, ia mengakui ritme produksi sinetron stripping menjadi pengalaman baru yang membutuhkan penyesuaian, terutama dari sisi stamina. Salah satu momen yang paling membekas adalah ketika harus menjalani adegan hujan-hujanan hingga dini hari.
"Menantang ya pasti hujan-hujanan itu lho. Kita kayak menderita banget ya. Sampai pagi, semuanya sih kita sampai pagi itu. Kita syuting basah-basahan sampai entah jam berapa, dan entah mengapa juga di situ cuaca Depok lagi dingin banget," jelasnya.
Abidzar juga membagikan cerita di balik layar yang menurutnya cukup menghibur selama proses syuting.
"Behind the scenenya lucu juga, kita dibungkus plastik wrap dulu badannya sebelum basah-basahan," tambahnya.
Walau harus menjalani proses syuting yang menguras tenaga, Abidzar mengaku menikmati setiap tantangan yang dihadapi. Pengalaman tersebut justru menjadi bagian dari proses pendewasaan sebagai seorang aktor.




