Wamendagri Harap IKAPTK Jadi Kekuatan Moral Birokrasi-Penopang Ketahanan

detik.com
22 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Wakil Menteri Dalam Negeri RI (Wamendagri) Akhmad Wiyagus berharap Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) menjadi kekuatan moral birokrasi. IKAPTK diharap sekaligus jadi penopang ketahanan nasional di tengah dinamika global.

Menurut Wiyagus, soliditas alumni kepamongprajaan merupakan modal penting untuk menjaga stabilitas pemerintahan dan memperkuat koordinasi dari pusat hingga daerah.

Wiyagus mengatakan meningkatnya rivalitas geopolitik, gangguan rantai pasok, dan ketidakpastian global menuntut Indonesia memiliki tata kelola pemerintahan yang semakin kuat.

"Kekuatan sejati sebuah bangsa tidak semata-mata ditentukan oleh kebijakan luar negerinya, melainkan oleh kokohnya tata kelola pemerintahan dalam negerinya," ujar Wiyagus, dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/6/2026).

Baca juga: Kemendagri Beri Penghargaan bagi Daerah Berprestasi di Regional Papua

Hal itu disampaikan Wiyagus saat membuka Kongres Nasional Luar Biasa (Konaslub) IKAPTK Tahun 2026 di Balairung Rudini, Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat (Jabar), Sabtu (27/6).

Karena itu, Wiyagus menilai IKAPTK bukan sekadar organisasi alumni, melainkan jaringan strategis yang menghimpun alumni kepamongprajaan di berbagai tingkatan pemerintahan.

Menurut Wiyagus, kekuatan tersebut hanya akan bermakna apabila dibangun di atas solidaritas dan integritas.

Wiyagus juga mengingatkan seluruh alumni agar senantiasa menjaga profesionalisme, netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), dan integritas dalam menjalankan tugas.

Baca juga: Wamendagri Apresiasi Pemprov Papua Gelar Pengobatan Gratis dan Donor Darah

Wiyagus menegaskan IKAPTK harus menjadi kekuatan moral birokrasi yang terus mendukung reformasi birokrasi, peningkatan kualitas aparatur, dan transformasi digital pemerintahan.

"Satu orang pamong praja menyimpang dari nilai-nilai integritas ini dapat mencoreng nama besar dan nama baik korps alumni IPDN," jelas Wiyagus.

Dalam kesempatan itu, Wiyagus menyampaikan tiga pesan Mendagri Muhammad Tito Karnavian kepada peserta Konaslub. Pertama, menjaga persatuan organisasi meski berbeda pilihan dalam pemilihan ketua umum (ketum).

"Berbeda pilihan boleh tetapi persaudaraan jangan sampai retak," pesan Wiyagus.

Baca juga: Wamendagri Sebut Integrasi Data Kependudukan Perkuat Stabilitas Keamanan

Kedua, program kerja IKAPTK harus mampu menjawab kebutuhan zaman melalui penguatan kompetensi dan kontribusi nyata bagi penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Ketiga, alumni kepamongprajaan harus menjadi teladan dalam loyalitas kepada negara, memberikan pelayanan publik, menjaga persatuan, serta menjunjung tinggi integritas.

"Marilah kita jadikan Konaslub IKAPTK Tahun 2026 ini sebagai momentum memperkuat persatuan, kemudian juga memperbaharui komitmen pengabdian, meningkatkan kompetensi, dan menyiapkan alumni kepamongprajaan agar mampu bersaing dalam perubahan global," kata Wiyagus.

Sebagai informasi, acara tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Tomsi Tohir, Rektor IPDN Halilul Khairi, Pelaksana Tugas (Plt) Ketum Dewan Pengurus Nasional IKAPTK Azharisman Rozie, serta pejabat terkait lainnya.




(anl/ega)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Link Resmi Nonton Live Streaming Kolombia vs Portugal via HP, Cek di Sini
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kasus TPPU Adik Bandar Narkoba Ko Erwin Segera Disidang
• 15 jam laludetik.com
thumb
Polri Gagalkan Penyelundupan 325 Kg Sabu dari Jaringan Thailand
• 3 jam lalukompas.com
thumb
RD Kongo Tundukkan Uzbekistan 3-1 dan Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
• 6 jam lalupantau.com
thumb
BMKG Peringatkan Hujan Lebat hingga Sangat Lebat, Ini Daftar Wilayah yang Harus Waspada Minggu 28 Juni 2026
• 12 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.