Grid.ID - Ayah korban penyekapan di Bandung sedot nanah di kepala anak pakai mulut. Dedi Mulyadi langsung kaget.
Titik terang mulai menghampiri proses pemulihan YTR (29), perempuan asal Rancaekek yang menjadi korban penyekapan dan penyiksaan sadis selama tiga tahun oleh tersangka Taufik Hidayat.
Terbaru, ayah korban penyekapan di Bandung sedot nanah di kepala anak pakai mulut. Dedi Mulyadi langsung kaget mendengar pengakuan tersebut.
Ayah kandung korban, Irin, membenarkan bahwa kondisi putrinya saat ini mulai menunjukkan perkembangan medis yang membaik secara bertahap. Sementara itu, upaya pemulihan terhadap trauma fisik berat yang dialami korban kini tengah dipersiapkan secara menyeluruh.
Menurut keterangan kakak ipar YTR, Melani, korban dalam waktu dekat dijadwalkan menjalani tindakan operasi rekonstruksi wajah yang akan dilakukan secara bertahap.
"Rencana rekonstruksi wajah itu akan dilaksanakan setelah luka infeksinya sudah mengering. Baru operasi bibir, kemudian lanjut ke bagian hidung," ungkap Melani dalam video yang diunggah kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel.
Daya tahan hidup YTR disebut sangat luar biasa hingga dianggap nyaris seperti keajaiban. Kisah penyiksaan berat yang dialaminya terungkap dalam perbincangan keluarga bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang diunggah melalui kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel.
Irin membenarkan bahwa saat pertama kali ditemukan dan diselamatkan, kondisi kepala YTR sudah mengalami infeksi berat yang sangat parah. Lebih mengerikan lagi, kulit kepala korban dipenuhi belatung yang hidup di area luka terbuka.
Irin juga menceritakan momen pilu ketika ia harus membersihkan belatung serta cairan infeksi dari kepala anaknya dengan cara darurat demi menyelamatkan nyawa sang anak.
"Iya, saya bersihin itu pak, pelan-pelan. Jadi kepalanya saya pencet, belatungnya pada keluar. Bahkan, di bawah kulit itu isinya nanah semua."
"Saya pakai mulut saja bersihinnya, nanahnya saya sedot pakai mulut sampai mulut penuh," tutur Irin yang seketika membuat Dedi Mulyadi kaget sekaligus kagum atas pengorbanan luar biasa seorang ayah.
Kondisi infeksi pada kepala YTR dilaporkan mulai mengering, namun pihak keluarga kembali mengungkap temuan medis yang mengejutkan sekaligus memprihatinkan. Bagian daun telinga YTR diketahui sudah melekat dan menyatu secara permanen dengan kulit kepala.
Irin menjelaskan bahwa perubahan struktur tersebut diduga kuat akibat rangkaian kekerasan berat yang dialami korban.
Tersangka Taufik Hidayat disebut kerap melakukan pemukulan berulang pada area telinga korban selama masa penyekapan sekitar tiga tahun di sebuah kontrakan di Cinunuk, Cileunyi.
Saat ini, keluarga fokus mendampingi proses perawatan YTR sekaligus mengawal proses hukum terhadap Taufik Hidayat yang telah ditahan di sel isolasi khusus Mapolda Jabar.
Dalam perkembangan kasusnya, Taufik Hidayat yang diduga melakukan penyekapan dan penganiayaan terhadap perempuan asal Rancaekek, YTR (29), telah diamankan oleh tim Resmob Kepolisian Daerah Jawa Barat pada Selasa (23/6/2026) di kawasan Perumahan Griya Pesona, Kabupaten Bandung.
Ia kemudian dihadirkan dalam konferensi pers yang turut dihadiri sejumlah pejabat, termasuk Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan, Dedi Mulyadi, Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi, serta berbagai lembaga terkait lainnya pada Jumat (26/6/2026) di Mapolda Jabar. Kapolda Jabar menyampaikan bahwa tersangka dijerat dengan pasal berlapis atas perbuatannya yang menyebabkan korban mengalami cacat permanen.
"Dilihat dari peristiwa dan perbuatan pelaku, jelas itu sesuatu yang tak wajar, sadis, dan sesuatu yang dikutuk."
"Kami akan semaksimal mungkin akan mentersangkakan dengan pasal seberat-beratnya. Mohon dukungan semuanya, supaya kekerasan yang dilakukan tersangka mendapat hukuman setimpal," katanya, dikutip dari TribunJabar.id. (*)
Artikel Asli




