tvOnenews.com - Nasib tim nasional Korea Selatan di Piala Dunia 2026 kini sedang berada di ambang kritis.
Skuad Taegeuk Warriors terpaksa harus menggantungkan nasib pada hasil pertandingan tim lain, demi memastikan bahwa mereka bisa mengamankan satu tempat dari delapan tim yang akan melaju ke babak 32 besar melalui jalur peringkat ketiga terbaik.
- REUTERS/Daniel Becerril
Nasib Korea Selatan menjadi kritis setelah mereka dikalahkan oleh Afrika Selatan dengan skor tipis 1-0 dalam laga yang digelar pada Kamis (25/6/2026) lalu.
Korea Selatan yang semula nyaman berada di peringkat kedua klasemen, langsung turun ke peringkat ketiga akibat kekalahan kedua tersebut.
Sebelumnya, mereka juga sudah dikalahkan lebih dulu oleh Meksiko dengan skor tipis 1-0. Kegagalan beruntun ini langsung memicu gelombang kekecewaan besar dari publik Seoul.
Banyak pihak sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
1. Rekor emas semifinal Piala Dunia 2002 yang belum tertandingi
- REUTERS/Eloisa Sanchez
Kekecewaan para pendukung sangat beralasan karena Korea Selatan memiliki reputasi yang sangat mentereng di panggung internasional. Hingga kini, mereka masih memegang rekor sebagai satu-satunya tim Asia di Piala Dunia yang bisa melaju hingga babak semifinal.
Sejarah emas itu diukir pada tahun 2002 silam saat menjadi tuan rumah bersama. Kala itu, mereka mengejutkan dunia dengan menumbangkan raksasa Italia dengan skor 2-1 lewat gol emas ikonik Ahn Jung-hwan di babak 16 besar, sebelum akhirnya mendepak Spanyol via adu penalti (5-3) di perempat final.
2. 'Tradisi' menumbangkan para raksasa dunia
- REUTERS/Daniel Becerril
Selain kenangan manis tahun 2002, Korea Selatan juga punya track record luar biasa dalam menjinakkan tim-tim raksasa.
Momen paling mencengangkan terjadi pada Piala Dunia 2018 di Rusia, di mana mereka sukses memulangkan juara bertahan Jerman dengan skor meyakinkan 2-0 di fase grup.
Kejutan serupa terulang di Piala Dunia 2022 saat mereka menumbangkan Portugal dengan skor 2-1.
Momen-momen luar biasa tersebut terbukti selalu sukses mengantarkan Korea Selatan melenggang ke babak gugur dengan penuh kebanggaan.
3. Nestapa pemegang rekor penampilan terbanyak




