JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah mempertahankan tarif integrasi transportasi umum maksimal Rp10.000 di Jakarta. Selain itu, proyek perpanjangan layanan Kereta Rel Listrik (KRL) hingga Cikampek pun dipercepat.
Sekretaris Direktorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda Kemenhub Dedy Cahyadi mengatakan, tarif integrasi Rp 10.000 tersebut tetap dipertahankan hingga saat ini, di tengah-tengah wacana kenaikan tarif transjakarta menjadi Rp 5.000 (tarif saat ini Rp 3.500).
"Itu sudah jalan, dan sampai sekarang juga tetap dilaksanakan," kata Dedy seperti dikutip dari antaranews, Minggu (28/6/2026).
Dedy mengatakan, tarif integrasi Rp10.000 di DKI Jakarta masih berlaku untuk memudahkan mobilitas masyarakat dengan biaya perjalanan lebih murah dan efisien. Skema ini berlaku untuk integrasi layanan Mikrotrans, Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta, yang dikelola oleh BUMD DKI Jakarta.
Tarif terintegrasi berlaku selama tiga jam pada jam sibuk pagi. Pada masa itu, penumpang dapat berpindah dari satu moda ke moda lainnya tanpa harus membayar tarif penuh setiap kali berganti layanan selama batas waktu masih berlaku.
"Ini lebih murah, lebih efisien dibanding menggunakan parsial satu moda dengan moda yang lainnya. Coba bandingkan LRT Jakarta dari Bogor ke Bekasi, ke Jakarta aja sudah Rp20.000 kan ya? Tapi dengan moda integrasi dalam periode waktu tertentu itu lebih murah," ucapnya.
Skema integrasi tarif mampu memberikan penghematan biaya perjalanan dibandingkan menggunakan setiap moda secara terpisah. Pembayaran dilakukan menggunakan kartu uang elektronik yang telah terhubung dengan sistem JakLingko sehingga perpindahan antarmoda dapat dikenali secara otomatis melalui mekanisme tap-in dan tap-out.
Kebijakan integrasi tarif tersebut telah diterapkan sejak 2022. Saat ini tetap berjalan sebagai upaya meningkatkan penggunaan transportasi umum sekaligus mendukung mobilitas masyarakat di kawasan Jakarta.
"Tiga jam, biasanya pagi jam 6 sampai jam 9. Jadi kalau mau merasakan, sekarang menggunakan kartu uang elektronik kartu apa saja e-money, berangkat jam 6 tapi pindah moda misalkan dari Bekasi naik LRT Bekasi terus turun di Dukuh Atas mau ke kota tinggal naik Transjakarta, pindah halte itu selama tiga jam maksimal Rp10.000. Seperti itu, sudah berlaku," katanya.
Perpanjangan KRL Cikarang-Cikampek"Mengenai perpanjangan KRL Jabodetabek Cikarang menuju Cikampek, elektrifikasi ini kami sudah diskusi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI)," kata Direktur Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan, Allan Tandiono, di Jakarta, Sabtu (25/6/2026).
Beberapa langkah percepatan yang sedang disusun oleh PT KAI dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) serta Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BP Danantara). Namun, dia tidak menjelaskan langkah-langkah percepatan yang dimaksud.
Ia menegaskan percepatan proyek ini dilakukan karena tingginya kebutuhan masyarakat akan layanan kereta rel listrik yang lebih cepat, nyaman, dan terintegrasi menuju Jakarta.
Saat ini layanan KRL Jabodetabek masih berakhir di Stasiun Cikarang karena jalur Cikarang-Karawang hingga Karawang-Cikampek belum dilengkapi infrastruktur elektrifikasi untuk mendukung operasional kereta rel listrik.
Melalui elektrifikasi, warga Cikampek dapat menikmati layanan KRL secara langsung dengan waktu perjalanan yang lebih singkat menuju Jakarta.





