Bandara Husein Sastranegara Bandung Bakal Beroperasi Lagi 17 September

cnbcindonesia.com
11 jam lalu
Cover Berita
Foto: Bandara Husein Sastranegara, Bandung/Dok AP 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah berencana mulai mengoperasikan kembali Bandara Husein Sastranegara Bandung mulai 17 September 2026 mendatang. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebut, target pelaksanaan operasional tersebut telah ditetapkan oleh PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa menyebut, Bandara Husein akan melayani penerbangan angkutan udara niaga berjadwal dalam dan luar negeri dengan pesawat jet dan propeller.


"Dari Angkasa Pura, untuk Bandung itu mereka sudah siapkan untuk tanggal 17 September operasi," ujar Lukman mengutip CNN Indonesia, dikutip Minggu (28/6/2026)

Baca: 15 Sesar Maut Membelah Amerika, Gempa Dahsyat Bisa Terjadi Kapan Saja

Lukman menyampaikan, pihaknya bersama BUMN tersebut telah meninjau langsung dan akan menaikkan Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) menjadi kategori 7.

Meskipun demikian, kata Lukman, sejumlah infrastruktur Bandara Husein masih perlu dilakukan perbaikan karena telah lama tidak melayani penerbangan jet.

"Kita harus melakukan perbaikan, karena selama ini juga tidak, sebelumnya sudah tidak digunakan jet sehingga harus dilakukan perbaikan, mungkin ada patching atau overlay yang diperlukan. Selanjutnya perbaikan kesisteman di dalam bandara," terangnya.

Baca: HP Buatan RI Diam-Diam Sudah Dijual ke Luar Negeri, Jarang Orang Tahu

Kemenhub juga telah memberikan surat pemberitahuan kepada seluruh stakeholder kebandarudaraan terkait rencana operasional Bandara Husein dan akan melakukan pembagian rute sesuai permintaan maskapai.

Sebagai informasi, surat pemberitahuan tersebut adalah Surat Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Nomor AU.102/1/8/DRJU.DAU/2026 yang menetapkan Bandara Husein akan kembali melayani penerbangan udara niaga berjadwal dalam dan luar negeri dengan pesawat jet dan propeller.

"Kalau sudah ada permintaan Baru kita bisa Membuat satu rencana untuk pengoperasian sesuai dengan kondisi yang ada. Yang terkait internasional itu seperti yang sampaikan Bapak Menteri tadi, memang belum ada permintaan," terang Lukman.

Saat ini, kondisi operasional bandara tersebut hanya melayani penerbangan angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri dengan jenis pesawat propeller untuk rute intra Pulau Jawa.

InJourney Airports juga telah membentuk Tim Operational Readiness Activation and Transition (ORAT) untuk menjalankan langkah-langkah persiapan.


(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Bikin Biaya Logistik Makin Murah, Indonesia Bisa Nyontek AS

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Partai Garuda Lantik Pengurus DPD dan 35 DPC se-Jateng, Siap Kawal Program Pemerintah
• 3 jam lalujpnn.com
thumb
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
• 17 jam laluokezone.com
thumb
Jokowi Turun Gunung dan Hukum Besi Siklus Kekuasaan
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Hasil Piala Dunia 2026: Republik Demokratik Kongo Cetak Sejarah, Lolos 32 Besar Usai Kalahkan Uzbekistan 3-1
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Tingkatkan Keselamatan dan Produktivitas Nelayan, Wali Kota Makassar Buka Sekolah Lapang Cuaca Nelayan 2026
• 22 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.