Grid.ID - Kehidupan figur publik tidak pernah lepas dari perhatian masyarakat. Mulai dari karya, aktivitas sehari-hari, hingga ciri khas tertentu yang melekat pada diri mereka sering kali menjadi bahan pembicaraan di media sosial. Hal tersebut juga dirasakan oleh Iis Dahlia yang selama ini dikenal memiliki karakter tegas dan gaya bicara yang lugas. Belakangan, dirinya kembali menanggapi soal konten parodi yang menampilkan dirinya di media sosial.
Saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan pada Jumat (26/6/2026), Iis Dahlia terlihat menanggapi hal tersebut dengan cukup santai. Meski sempat menyinggung soal dirinya yang merasa “dizolimi” dalam sebuah konten sebelumnya, pelantun lagu dangdut itu tampaknya tidak ingin terlalu memikirkan persoalan tersebut. Ketika ditanya mengenai hal yang dimaksud, Iis Dahlia memilih tidak memperpanjang masalah.
“Biasalah, biarin aja lah," kata Iis Dahlia di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, pada Jumat (26/6/2026).
Pembicaraan kemudian berlanjut ketika ditanyakan mengenai parodi yang menampilkan dirinya. Iis menjelaskan bahwa ada konten yang menampilkan sosok perempuan berhijab dengan tambahan kumis, yang menurutnya meniru penampilannya.
“Ih, ada kumisnya. Kalau aku bangun tidur, bener-bener dia pasang kumis. Ibu-ibu pakai hijab lagi. Enggak apa-apalah, kalau zaman sekarang kan orang mau cari pansos kan banyak hal ya. Ya udahlah gue mah enggak ambil pusing sama yang gitu-gitu," ungkapnya.
Meski menjadi sosok yang cukup sering diparodikan, Iis mengaku dirinya tidak terlalu memikirkan hal tersebut. Menurutnya, mungkin orang-orang yang membuat konten seperti itu merasa puas atau terhibur.
“Ya biarin aja. Mungkin dia puas, mereka puas kali. Kadang-kadang kalau seumpamanya aku lagi pas lihat, kalau pas lagi apa sih, aku kadang suka komen juga," tuturnya.
Menariknya, Iis mengaku sesekali ikut memberikan komentar langsung pada konten yang menampilkan dirinya. Namun ia menegaskan tidak sampai mengirim pesan pribadi kepada pembuat konten tersebut.
“Langsung komen di tempatnya juga kadang-kadang," katanya.
“Aduh kalau DM sih enggak ya, kayak kebagusan banget gue nge-DM DM orang begitu. Enggak usah," sambungnya.
Menurut Iis, tindakan yang dilakukan sebagian orang tersebut bukanlah bentuk kekaguman atau dukungan. Ia menilai ada pihak yang memang sengaja membuat konten tertentu demi mendapatkan perhatian publik.
“Enggak ngefans lah kalau kayak gitu mah. Kalau orang ngefans kan enggak kayak gitu. Hm… ya cari-cari ini aja, cari viewers gitu-gitu. Tapi dengan menjatuhkan orang, ya udah enggak apa-apa. Tapi ya udah, buat mereka mungkin lucu ya, buat kita gedek," katanya.
Meski begitu, Iis tampaknya memilih untuk menjaga ketenangan dirinya daripada terus memikirkan komentar ataupun parodi yang beredar. Ia merasa waktunya lebih baik digunakan untuk aktivitas yang memberi dampak positif bagi kehidupannya.
“Enggak lah, enggak lah biarin aja. Udah aku sih enggak punya waktulah buat giniin mereka. Ngapain, mendingan gue apa… melakukan hal yang positif, olahraga. Apalagi kan kayak punya waktu buat diri sendiri tuh kan susah gitu kan."
"Jadi kalau seumpamanya gua meladeni kayak gitu-gitu kayak hatinya jadi kotor, jadi kesel gitu kan. Ya udahlah aku mau hepi aja di masa tua aku ini, aku mau having fun, mau enggak mikirin yang kayak gitu-gitu," ungkapnya. (*)
Artikel Asli




