Kebakaran Dapur MBG di Ransiki Manokwari Selatan, 1 Orang Tewas

rctiplus.com
5 jam lalu
Cover Berita
Kebakaran Dapur MBG di Ransiki Manokwari Selatan, 1 Orang TewasNasional | inews | Minggu, 28 Juni 2026 - 08:46Dengarkan Berita

MANOKWARI SELATAN, iNews.id - Kebakaran melanda bangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program makan bergizi gratis (MBG) di Kampung Sabri, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat, Sabtu (27/6/2026). Kejadian ini menelan satu korban jiwa yakni karyawan berinisial ARS (30) yang ditemukan tewas dalam kondisi hangus terbakar di lantai satu bangunan.

Informasi diperoleh, korban merupakan warga Kampung Waran, Distrik Ransiki, Manokwari Selatan. Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran yang melanda bangunan dapur MBG tersebut.

Kebakaran ini pertama kali diketahui sekitar pukul 05.32 WIT. Saat itu, warga yang sedang berjalan pagi melintas di sekitar lokasi dan melihat kobaran api sudah membakar bagian lantai dua bangunan.

Mengetahui kejadian tersebut, warga segera melapor ke Polres Manokwari Selatan. Mereka juga membangunkan warga sekitar serta menghubungi petugas pemadam kebakaran agar api tidak semakin meluas.

Baca Juga:Gempa Magnitudo 5,1 Guncang NTT Pagi Ini, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Personel piket fungsi Polres Manokwari Selatan langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Polisi mengamankan area kebakaran sekaligus membantu petugas pemadam dalam proses pemadaman.

Api baru berhasil dipadamkan pukul 07.58 WIT. Setelah situasi dinyatakan aman, petugas kemudian memeriksa ke dalam bangunan.

Saat memeriksa lantai satu, petugas menemukan seorang pria dalam posisi telentang. Korban diketahui telah meninggal dunia akibat kebakaran tersebut.

Jenazah kemudian dievakuasi oleh Piket Reskrim Polres Manokwari Selatan ke RSUD Elia Waran Oransbari untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Manokwari Selatan AKBP Marcel Doni mengatakan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Polisi akan melibatkan tim identifikasi untuk mengungkap sumber api.

"Tim penyelidikan termasuk Inafis dari Polda Papua Barat akan turun membantu menelusuri apa yang sebenarnya terjadi. Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah ini," ujarnya dikutip dari iNews Sorong Raya, Minggu (28/6/2026).

Saat ini, lokasi kebakaran masih dipasang garis polisi. Aparat juga menunggu hasil pemeriksaan lanjutan untuk memastikan penyebab kebakaran serta kronologi lengkap meninggalnya korban.

#papua

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenag Gelar Nikah Fest, Pengantin Baru Bisa Nyicil Rumah Bersubsidi Rp 500 Ribu per Bulan
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kemenhub: Integrasi transportasi umum bertarif Rp10.000 masih berlaku
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Waspadai tanda-tanda yang mengarah pada masalah katup jantung
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
BPJS Kesehatan Gelar Fun Run HUT ke-58, Gaungkan Gaya Hidup Sehat dan Gotong Royong
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pakistan dan Iran Tegaskan Komitmen Perdamaian di Tengah Ketegangan Baru AS-Iran
• 19 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.