Kemenag Uji Kapasitas Bakal Calon Anggota Majelis Masyayikh

rctiplus.com
10 jam lalu
Cover Berita
Kemenag Uji Kapasitas Bakal Calon Anggota Majelis MasyayikhNasional | okezone | Minggu, 28 Juni 2026 - 08:12Dengarkan Berita

JAKARTA – Majelis Masyayikh memiliki peran strategis dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan pesantren. Oleh karena itu, proses seleksi perlu memastikan bahwa calon yang terpilih memiliki kompetensi dan profesionalisme yang memadai dalam menjalankan tugas dan fungsi kelembagaan.

Seleksi Bakal Calon Anggota Majelis Masyayikh periode 2026–2031 mulai menjalani tahap wawancara. Peserta melakukan wawancara dengan sembilan anggota Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) yang telah dipilih dan ditetapkan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar.

‘’Ada 83 bakal calon yang terdaftar mengikuti proses seleksi, terdiri atas 61 peserta wawancara secara daring dan 22 peserta secara luring,’’ ujar Direktur Pesantren, Basnang Said, Minggu (28/6/2026).

Dilanjutkannya, wawancara secara daring berlangsung dari 25 - 26 Juni 2026. Wawancara luring dilaksanakan pada 27 Juni 2026. Wawancara dilakukan sebagai proses pendalaman terhadap kapasitas keilmuan, integritas, pengalaman, dan visi para bakal calon.

Baca Juga:Gunung Ibu Erupsi Hari Ini, Muntahkan Abu Vulkanis Setinggi 400 Meter

“Proses seleksi perlu memastikan bahwa calon yang terpilih memiliki kompetensi dan profesionalisme yang memadai dalam menjalankan tugas dan fungsi kelembagaan,” imbuhnya.

Salah satu aspek penting yang menjadi perhatian adalah kemampuan calon anggota Majelis Masyayikh dalam memahami dan mengawal standar mutu pendidikan pesantren.

Selain kapasitas keilmuan, komposisi keanggotaan Majelis Masyayikh juga diharapkan mencerminkan keberagaman latar belakang dan keahlian.

 

‘’Keberagaman tersebut meliputi rumpun keilmuan, pengalaman manajerial, kemampuan teknis, hingga aspek administrasi. Hal itu dimaksudkan agar pelaksanaan tugas Majelis Masyayikh dapat berjalan optimal dan menyeluruh,’’pungkasnya.

Ketua AHWA Kiai. Miftah Faqih, menjelaskan, wawancara difokuskan untuk menggali lebih dalam profil, pengalaman, visi, serta kontribusi yang dapat diberikan oleh masing-masing bakal calon.

‘’Salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam proses pendalaman adalah personal branding peserta yang mencerminkan kapasitas kepemimpinan, integritas, dan rekam jejak pengabdian di lingkungan pesantren maupun masyarakat,’’ujarnya.

Baca Juga:Dipolisikan IKM, Abu Janda: Saya Tidak Menghina Rakyat Sumbar, Kalau Dasarnya Benci Ya Susah!

Diharapkan, anggota Majelis Masyayikh yang terpilih nantinya mampu menjalankan amanah secara profesional dalam menjaga tradisi keilmuan pesantren, memperkuat sistem penjaminan mutu, serta mendorong pengembangan pendidikan pesantren yang berkelanjutan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Warga Gowa Keluhkan Pupuk hingga Jalan Desa, Andi Tenri Indah Janji Kawal Aspirasi Lewat DPRD Sulsel
• 3 jam laluharianfajar
thumb
Bareskrim Gagalkan Peredaran Vape Narkoba di Sumut, Disembunyikan di Es Batu
• 2 jam laludetik.com
thumb
Prabowo Janji Tindak Lanjuti Usulan Penambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Update Harga Pangan Akhir Pekan: Cabai dan Telur Turun
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Mensesneg Ungkap Alasan Prabowo Dua Kali Hadiri Sarasehan Rektor dan Guru Besar
• 23 menit lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.