Gantungkan Hidup ke Pabrik Rumput Laut, Karyawan Harap PT Fuyuan Tetap Operasi

kumparan.com
12 jam lalu
Cover Berita

Ratusan karyawan PT Fuyuan Biologi Technology di Kecamatan Banyuglugur, Situbondo, kini dilanda kecemasan. Di tengah investigasi dugaan pencemaran laut oleh pemerintah, para pekerja lokal ini sangat berharap perusahaan pengolahan rumput laut tersebut tetap diizinkan beroperasi, demi menyambung hidup keluarga mereka.

Kegelisahan ini mencuat saat Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, mendampingi Direktorat Pengawasan Sumber Daya Perikanan Ditjen PSDKP Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meninjau lokasi pabrik. Para karyawan berharap penegakan aturan lingkungan tidak mengorbankan mata pencaharian mereka.

Halim, salah satu karyawan yang sudah bekerja selama empat tahun, menyatakan bahwa kehadiran bupati dan KKP seharusnya membawa solusi yang adil. Bagi Halim dan ratusan rekan kerjanya, PT Fuyuan adalah satu-satunya sumber penghasilan utama.

"Harapan kami ke depan karyawan tetap bisa bekerja dan perusahaan tetap buka seperti biasanya. Mayoritas pekerja di sini adalah warga asli Situbondo," ujar Halim saat ditemui di tempat kerjanya, Sabtu (27/6).

Bagi masyarakat sekitar, keberadaan PT Fuyuan memiliki dampak ekonomi langsung. Penutupan operasional pabrik akan memicu gelombang pengangguran baru dan mengancam nafkah ratusan kepala keluarga yang bergantung pada aktivitas produksi harian.

Kunjungan KKP dilakukan untuk memeriksa pipa pembuangan limbah perusahaan yang bermuara ke laut.

Hasilnya, KKP memberikan waktu 14 hari bagi PT Fuyuan untuk membenahi sarana pengelolaan limbahnya, serta wajib memberikan laporan perkembangan harian kepada KKP dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Situbondo.

Para karyawan menilai sanksi pembinaan dan perbaikan ini sebagai jalan tengah yang bijak. Mereka mendukung penuh kepatuhan perusahaan terhadap aturan lingkungan hidup, asalkan proses tersebut dilakukan tanpa harus menghentikan operasional pabrik yang menjadi urat nadi perekonomian warga lokal.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sepuluh Universitas Indonesia dan China Perkuat Kerja Sama Akademik melalui Program Internasional dan Beasiswa
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Edukasi Pembuatan Ekoenzim, Warga Diajak Olah Sampah Organik Jadi Produk Bermanfaat
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
Orang Terkaya RI Jadi Sopir Angkut Beras, Warga Terkejut dan Pingsan
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
RI Sampaikan Duka Cita atas Gempa Venezuela, Korban Jiwa Capai 1.400
• 16 jam laluidxchannel.com
thumb
Terekam CCTV! Inilah Aksi Emak-Emak di Bekasi Lawan Pelaku Jambret Ponsel | KOMPAS MALAM
• 1 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.