Investasi Kabupaten Kediri Diperkuat, Pemkab Dukung Strategi Pemprov Jatim Genjot Pertumbuhan Ekonomi

beritajatim.com
7 jam lalu
Cover Berita

Ringkasan Berita

Kediri (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Kediri menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mempercepat investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dinilai menjadi faktor penting untuk menciptakan iklim investasi yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa saat menghadiri High Level Meeting (HLM) Forum Investasi, Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah (TP2ED), dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (25/6/2026).

Mengusung tema “Investasi Berkualitas, Ekonomi Tumbuh, Masyarakat Sejahtera”, forum tersebut diikuti kepala daerah dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur sebagai wadah memperkuat koordinasi dalam mempercepat investasi, memperluas akses keuangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam forum itu, para peserta juga merumuskan sejumlah rekomendasi untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan, di antaranya melalui pembangunan infrastruktur, penguatan regulasi usaha, serta percepatan layanan administrasi investasi.

Kabupaten Kediri Miliki Beragam Potensi Investasi

Dewi Mariya Ulfa menilai Kabupaten Kediri memiliki sejumlah sektor strategis yang berpotensi menarik minat investor. Keberadaan Bandara Dhoho Kediri serta pembangunan jaringan jalan tol dinilai semakin meningkatkan konektivitas dan memperkuat daya tarik investasi di wilayah tersebut.

Menurutnya, pemerintah daerah akan terus memetakan kawasan-kawasan yang memiliki potensi ekonomi untuk dikembangkan secara optimal.

“Strategi yang akan kita lakukan adalah dengan memetakan daerah-daerah mana yang memiliki potensi. Apalagi sekarang Mas Bupati telah melakukan kerja sama dengan Pemerintah DKI Jakarta terkait produk pertanian,” ujarnya.

Selain sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten Kediri juga melihat peluang besar pada sektor perikanan, peternakan, industri, hingga pariwisata sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Pemerintah daerah, lanjut Dewi, terus mendorong pelaku usaha untuk berinovasi agar produk-produk unggulan Kabupaten Kediri memiliki daya saing yang semakin kuat di pasar nasional.

“Mas Bupati dalam hal ini juga terus mendorong melalui kegiatan-kegiatan promosi agar potensi dapat dikenal hingga pelosok nusantara,” tambahnya.

Khofifah Dorong Investasi Berkualitas

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa percepatan investasi menjadi salah satu fondasi penting dalam meningkatkan daya saing ekonomi Jawa Timur.

Ia menyampaikan hingga saat ini sebanyak 37 dari 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur telah membentuk Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah (TP2ED) sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi pembangunan ekonomi.

Khofifah berharap berbagai program pembiayaan produktif dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha, termasuk UMKM, petani, nelayan, dan peternak sehingga mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menciptakan lapangan kerja baru.

“Program pembiayaan produktif diharapkan mampu menjangkau lebih banyak UMKM, petani, nelayan, peternak, hingga pelaku usaha lainnya guna meningkatkan produktivitas dan membuka lapangan kerja baru,” ungkapnya.

.u72725bbc3680ffbf65459ddecd5bc85a { padding:0px; margin: 0; padding-top:1em!important; padding-bottom:1em!important; width:100%; display: block; font-weight:bold; background-color:#eaeaea; border:0!important; border-left:4px solid #D35400!important; text-decoration:none; } .u72725bbc3680ffbf65459ddecd5bc85a:active, .u72725bbc3680ffbf65459ddecd5bc85a:hover { opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; text-decoration:none; } .u72725bbc3680ffbf65459ddecd5bc85a { transition: background-color 250ms; webkit-transition: background-color 250ms; opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; } .u72725bbc3680ffbf65459ddecd5bc85a .ctaText { font-weight:bold; color:#464646; text-decoration:none; font-size: 16px; } .u72725bbc3680ffbf65459ddecd5bc85a .postTitle { color:#000000; text-decoration: underline!important; font-size: 16px; } .u72725bbc3680ffbf65459ddecd5bc85a:hover .postTitle { text-decoration: underline!important; }
Baca Juga:  Beasiswa Berdaya Kabupaten Kediri 2026 Dibuka, Siswa hingga Mahasiswa Bisa Mendaftar

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga meluncurkan East Java Investment Forum (EJIF) sebagai wadah penguatan promosi investasi daerah.

Selain itu, dilakukan penandatanganan perpanjangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Timur dengan DPMPTSP dari 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Melalui penguatan sinergi antarpemerintah dan dunia usaha, Pemerintah Kabupaten Kediri berharap investasi yang masuk mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, memperluas kesempatan kerja, meningkatkan daya saing produk lokal, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat. [ADV PKP/nm]


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Foto: Mocca Sukses Tutup Manis Jazz Gunung Slamet 2026
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Razia Parkir Liar di Senopati, Mobil Diderek hingga Dicabut Pentil
• 10 jam laluliputan6.com
thumb
Pemkab Bogor Pecahkan Rekor, Mainkan 2.000 Karinding di Perayaan Hari Jadi
• 1 jam laludetik.com
thumb
BMKG Pantau Bibit Siklon 96W, 3 Wilayah Berpotensi Hujan Sangat Lebat Minggu 28 Juni
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Harga Perak Ambles Hampir 9% Sepekan, Suku Bunga Tinggi Jadi Ancaman
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.