Ketua DPRD Kota Bekasi Tinjau Teknologi PSEL Wangneng di Cina, Optimis Bisa Diterapkan di Proyek Bantargebang

disway.id
4 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, DISWAY.ID – Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, meninjau langsung fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) milik perusahaan Wangneng Environment di Cina.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung penerapan teknologi yang akan digunakan dalam pembangunan PSEL di Bantargebang, Kota Bekasi.

BACA JUGA:Tiga Karyawan Percetakan Senen Dirantai Gegara Dituduh Mencuri, Dua Pelaku Ditangkap!

Dalam kunjungannya ke China, Sardi melihat ruang kendali (control room) yang dilengkapi dashboard digital untuk memantau seluruh proses operasional pembangkit. Melalui sistem tersebut, seluruh tahapan pengolahan sampah hingga proses pembangkitan listrik dapat dipantau secara real time.

Menurut Sardi, proyek PSEL Bantargebang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diharapkan dapat segera memasuki tahap groundbreaking.

Berdasarkan informasi yang diterima, pelaksanaan peletakan batu pertama diperkirakan berlangsung pada 8 atau 9 Juli 2026, dengan menyesuaikan agenda kehadiran Presiden Prabowo Subianto.

BACA JUGA:Purbaya Sebut Kebikan Berbsis Riset Jadi Kunci Stabilitas Ekonomi, MBG Masuk Kajian

"Dari dashboard yang kami lihat langsung, seluruh proses operasional dikendalikan secara digital dan terintegrasi. Ini menunjukkan bahwa pengolahan sampah modern benar-benar mengandalkan teknologi," ujar Sardi.

Selama peninjauan, rombongan juga memperoleh penjelasan mengenai kapasitas fasilitas Wangneng. Salah satu instalasi yang dikunjungi mampu mengolah sekitar 1.500 ton sampah per hari menjadi energi listrik melalui proses pembakaran (waste-to-energy).

Sampah dibakar di dalam tungku berteknologi tinggi, panas yang dihasilkan mengubah air menjadi uap bertekanan tinggi, kemudian uap tersebut memutar turbin yang menghasilkan listrik.

Sardi menjelaskan, teknologi serupa akan diterapkan di Kota Bekasi. PSEL Bantargebang dirancang menghasilkan sekitar 15 megawatt (MW) listrik dari proses pemanfaatan sampah sebagai sumber energi terbarukan.

BACA JUGA:DPRD Kota Bekasi Segera Panggil Pertamina Buntut Ledakan SPBE Cimuning

Ia mengaku semakin optimistis setelah menyaksikan langsung sistem kerja fasilitas tersebut.

"Kami sudah melihat implementasinya secara langsung. Nantinya di Kota Bekasi memang lahannya sekitar enam hektare, tetapi teknologi yang digunakan tidak jauh berbeda. Kami semakin yakin proyek ini dapat menjadi solusi pengelolaan sampah sekaligus menghasilkan energi listrik," katanya.

Sardi menambahkan, kunjungan tersebut tidak hanya diikuti unsur Pemerintah Kota Bekasi dan DPRD, tetapi juga melibatkan tokoh masyarakat serta sejumlah pemangku kepentingan agar dapat melihat langsung proses operasional PSEL secara transparan.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mensesneg Ungkap Alasan Prabowo Dua Kali Hadiri Sarasehan Rektor dan Guru Besar
• 55 menit laluokezone.com
thumb
Jabar Mendunia, Saatnya Wisata Halal Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Syariah Indonesia
• 9 jam lalurepublika.co.id
thumb
Harga Minyak Mentah Anjlok ke USD 70/Barel Usai Selat Hormuz Dibuka
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Kiper Vozinha Tegaskan Tanjung Verde Mampu Bersaing di Level Tertinggi Piala Dunia
• 19 jam lalurepublika.co.id
thumb
HUT ke-58, BPJS Kesehatan ajak masyarakat budayakan hidup sehat
• 4 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.