Pantau - Sedikitnya empat orang tewas akibat banjir parah yang melanda negara bagian Kentucky, Amerika Serikat, setelah hujan tanpa henti mengguyur sejumlah wilayah hingga mendorong pemerintah setempat menetapkan status keadaan darurat.
Gubernur Tetapkan Status DaruratGubernur Kentucky Andy Beshear mengumumkan kondisi tersebut melalui platform X setelah banjir memicu berbagai operasi penyelamatan di sejumlah lokasi.
"Kentucky, saya punya kabar buruk untuk dibagikan. Ini adalah peristiwa banjir serius dan kami telah mengerahkan tim untuk melakukan beberapa penyelamatan dari kendaraan dan rumah di seluruh negara bagian," ungkapnya.
Menurut Andy Beshear, tiga korban meninggal berasal dari Madison County, sedangkan satu korban lainnya berasal dari Jackson County.
Status keadaan darurat ditetapkan pada Sabtu pagi (27/6/2026) karena hujan lebat diperkirakan masih akan terus berlangsung sepanjang malam.
Hujan Lebat Picu Banjir BandangBadan Cuaca Nasional (National Weather Service/NWS) melaporkan curah hujan lebih dari 15 sentimeter mengguyur sejumlah wilayah di Kentucky.
Pemerintah lokal Madison County menyebut dua korban merupakan seorang pria dan seorang wanita yang meninggal di sebuah rumah di Richmond.
Korban ketiga di Madison County merupakan seorang pria yang terseret arus banjir bersama kendaraannya di Jalan Tates Creek.
NWS juga mengeluarkan peringatan dini banjir bandang untuk wilayah Kentucky dan Indiana.
Di Indiana, NWS melaporkan curah hujan antara 10 hingga 25 sentimeter telah mengguyur sebagian wilayah barat daya, dengan intensitas hujan diperkirakan masih dapat meningkat.
Laporan ini bersumber dari Anadolu.




