Orang Nusantara Pertama Jadi Imam Masjidil Haram

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kaum Muslimin Indonesia turut berperan dalam dinamika dunia Islam global sejak abad-abad silam. Setidaknya sejak awal abad ke-19, banyak ulama dari Nusantara yang menduduki posisi penting di Tanah Suci, Makkah dan Madinah.

Salah satunya adalah Syekh Junaid al-Batawi. Dialah orang Indonesia pertama yang menjadi imam besar Masjidil Haram.

Baca Juga
  • Maqashid Syariah: Cara Islam Menjawab Tantangan Modern
  • Anak Muda Makin Rentan Sindrom Metabolik Akibat Pola Hidup
  • Pro dan Kontra: Objektivitas Politik dalam Perspektif Islam

Selama puncak kariernya, ulama yang lahir di Pekojan, Jakarta, itu digelari sebagai gurunya guru (syaikhul masyakih) para ulama mazhab Syafii dari pelbagai penjuru dunia. Karena itu, tokoh ini juga dipandang sebagai poros silsilah ulama Betawi dalam masa modern. Demikian dikutip dari buku Genealogi Intelektual Ulama Betawi (2011).

Tahun kelahiran sang syekh belum dapat diketahui secara pasti. Begitu pula dengan tanggal wafatnya. Pemerhati sejarah Jakarta, Alwi Shahab, menyebut 1840 sebagai tahun meninggalnya Syekh Junaid al-Batawi. Namun, pendapat berbeda disampaikan Ridwan Saidi.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Budayawan Betawi itu menjelaskan, pada 1894-1895 sang syekh berusia hampir 90 tahun berdasarkan catatan Snouck Hurgronje yang pernah menyusup ke Makkah. Orientalis Belanda itu diketahui sempat mencoba bertemu dengan Syekh Junaid al-Batawi, tetapi sang imam Masjidil Haram tersebut menolaknya.

Catatan Hurgronje kemudian menjadi buku berjudul Mecca in the Latter Part of 19th Century. Di sana, terungkap bahwa Syekh Junaid al-Batawi telah bermukim di Makkah selama 60 tahun sejak 1834. Syekh Junaid al-Batawi memiliki seorang istri, yakni Siti Rohmah. Pasangan tersebut dikaruniai empat orang anak. Dua di antaranya adalah laki-laki bernama Asad dan Said.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo: Jangankan Usulan Profesor, Usul dari Anak Desa Saya Tindaklanjuti
• 9 jam laluliputan6.com
thumb
Harga Emas Antam Tak Berubah, Ini Daftarnya
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
MilkLife Soccer Challenge All Stars 2026 Rampung, 34 Pemain Terpilih Berlaga di Singa Cup
• 41 menit lalubola.com
thumb
Gempa Bumi Venezuela: Dua Bocah Selamat usai Ditemukan di Bawah Reruntuhan Gedung
• 51 menit lalukompas.tv
thumb
Pemkot Makassar Pulihkan Drainase dan Trotoar Bekas Lapak PKL untuk Cegah Banjir
• 11 menit laluharianfajar
Berhasil disimpan.