Dugaan Intimidasi dr Icha Jadi Sorotan, Kemenkes Pastikan Nakes Dapat Perlindungan

disway.id
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan akan mengusut tuntas dugaan intimidasi yang dialami dr. Icha, dokter yang bertugas di Rumah Sakit Leona Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, sebelum meninggal dunia pada Jumat (26/6/2026). 

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada seluruh tenaga kesehatan di Indonesia.

BACA JUGA:Tiga Karyawan Disekap 3 Pekan di Senen, Tetap Diborgol Meski Ortu Sudah Transfer Rp50 Juta

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman, ST, MKM, menegaskan bahwa investigasi akan dilakukan secara menyeluruh bersama berbagai pihak untuk mengungkap fakta secara objektif, transparan, dan akuntabel. 

“Kami sangat prihatin atas peristiwa ini. Setiap tenaga kesehatan berhak mendapatkan perlindungan, rasa aman, dan penghormatan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Tidak boleh ada intimidasi, tekanan, ataupun tindakan yang merendahkan martabat tenaga kesehatan,” ujar Aji saat di hubungi via WhatsApp di Jakarta, Sabtu 27 juni 2026.

BACA JUGA:PLN Kawal Keandalan Listrik Perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta di Bundaran HI

Kemenkes juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya dr. Icha yang selama ini mengabdikan diri memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah perbatasan. 

Dedikasi almarhumah dinilai menjadi teladan bagi tenaga kesehatan di seluruh Indonesia.

Menurut Aji, Kementerian Kesehatan mengutuk segala bentuk intimidasi, perundungan, maupun penyalahgunaan kewenangan terhadap tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan. 

Tindakan tersebut dinilai tidak hanya melanggar nilai kemanusiaan, tetapi juga berpotensi mengganggu kualitas pelayanan kesehatan serta berdampak serius terhadap kondisi psikologis tenaga medis.

BACA JUGA:Mitsubishi Xforce Compact SUV dengan Desain Modern yang Elegan dan Fashionable

Sebagai tindak lanjut, Kemenkes akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, organisasi profesi, aparat penegak hukum, dan pihak rumah sakit untuk memastikan perlindungan hukum serta dukungan psikososial bagi tenaga kesehatan. 

Saat ini, Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan bersama Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan tengah menangani kasus tersebut.

Kementerian Kesehatan juga mengajak masyarakat untuk menghormati proses investigasi yang sedang berlangsung serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar penanganan kasus dapat berjalan secara adil dan transparan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Foto: Menikmati Liburan Bersama Semasa Piknik di Taman Lapangan Banteng
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Gus Ipul Pimpin Ikrar Ribuan Petugas Sensus Ekonomi di Sumsel
• 6 jam laludetik.com
thumb
Cara Jaringan Thailand Selundupkan 325 Kg Sabu ke Aceh
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
Purbaya Alokasikan 80 Persen Beasiswa LPDP untuk Industri Strategis Mulai 2026, Apa Saja?
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
3 Pemuda Disekap dan Dipasung di Percetakan Senen, Polisi Tangkap Dua Pelaku | KOMPAS PETANG
• 6 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.