Bulog dan BPK RI Jalin Sinergi Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Anggota VII Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Prof. Dr. Slamet Edy Purnomo menekankan, ketahanan pangan merupakan salah satu pilar utama ketahanan nasional, yang membutuhkan tata kelola yang akuntabel, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Slamet Edy dalam orasi ilmiah di acara pengukuhannya sebagai Profesor Kehormatan, yang digelar oleh Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Semarang, Jawa Tengah.

Baca Juga :
Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan Nasional, Patra Jasa Mengajar Kembali Digelar
UPLAND Perkuat Ketahanan Pangan Lokal hingga Tuntaskan Misi Dorong Tembus Pasar Ekspor

Dia menegaskan, BPK RI pun berkomitmen mendukung berbagai program pemerintah, melalui fungsi pemeriksaan yang konstruktif agar setiap kebijakan strategis termasuk di sektor pangan, dapat berjalan secara efektif, efisien, transparan.

"Serta mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," kata Slamet Edy dalam keterangannya, Minggu, 28 Juni 2026.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani
Photo :
  • Antara

Turut hadir dalam acara tersebut, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan apresiasinya atas pengukuhan Profesor Kehormatan kepada Slamet Edy Purnomo. Dia mengakui, pemikiran Slamet Edy mengenai tata kelola dan penguatan akuntabilitas, menjadi kontribusi penting dalam mendukung program strategis pemerintah termasuk dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

"Perum BULOG siap terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan termasuk BPK RI, untuk memastikan setiap penugasan pemerintah dapat dilaksanakan secara profesional, transparan, dan akuntabel,” kata Rizal.

Kehadiran Rizal merupakan bentuk penghormatan sekaligus dukungan, terhadap penguatan sinergi antara lembaga negara dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Khususnya dalam mendukung agenda strategis nasional di bidang ketahanan pangan.

Rizal menambahkan, Perum Bulog meyakini bahwa penguatan tata kelola yang didukung oleh pengawasan yang independen dan konstruktif, merupakan fondasi penting dalam menjaga keberhasilan program ketahanan pangan nasional.

"Sinergi antara pemerintah, BPK RI, BUMN, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan, akan menjadi kekuatan utama dalam memastikan ketersediaan pangan yang cukup, terjangkau, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, nama Rizal sebagai Dirut Perum Bulog juga beberapa kali disebut sebagai salah satu pemimpin BUMN, yang memiliki peran strategis dalam mendukung implementasi kebijakan pemerintah di bidang pangan. Hal ini mencerminkan pentingnya peran BULOG sebagai instrumen negara dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional.

Baca Juga :
Pegadaian dan Pupuk Kaltim Teken MoU Demi Memperkuat Fondasi Ekonomi Bersama
Geledah Kantor BPK Sumsel, KPK Temukan Dokumen Penting Diduga Adanya Intervensi BPK Pusat
Dukung Ketahanan Pangan & Air di Gorontalo, Brantas Abipraya Pacu Pembangunan Bendungan Bulango Ulu

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perkeni: 70 Persen Penyandang Diabetes di Indonesia Belum Terdiagnosis
• 7 jam lalurepublika.co.id
thumb
Sindikat Love Scam Raup Rp150 Juta per Korban Dibongkar! Modusnya Bakal Dinikahi dan Hidup Mewah di China
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Di Depan Rektor dan Akademisi, Prabowo Janjikan Hal Ini
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Terseret Kasus Dugaan Intimidasi dr Icha, Anggota DPRD TTU Veronika Lake Buka Suara dan Siap Diperiksa Polisi
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Piala Dunia 2026: Daftar Tim di Babak 32 Besar dan Jadwal Pertandingannya
• 1 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.