Pelajaran dari Pelatih Ekuador

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita
Penyerang Ekuador Gonzalo Plata merayakan golnya saat mengalahkan Jerman 2-1 di MetLife Stadium, Jumat (26/6/2026) pagi WIB. (Sumber: AP Photo/Yuki Iwamura)

Oleh: Martian Damanik, Wakil Pemimpin Redaksi KompasTV

SATU lagi kejutan di Piala Dunia 2026 ini adalah Timnas Ekuador membungkam Jerman 2-1. Dua laga awal Grup E tim berjuluk La Tri ini sama sekali tidak mencetak gol, seri lawan Curacao 0-0, dan kalah 0-1 lawan Pantai Gading.

Kemenangan kontra Jerman bersejarah karena selama ini belum pernah menang lawan Tim Panser bahkan saat Piala Dunia 2006, Ekuador dibantai 0-3. Kemenangan yang datang di saat tepat agar Ekuador lolos ke babak 32 besar. 

Bukan hal mudah bagi pelatih Sebastián Beccacece dan seluruh pemain. Kritikan bahkan hinaan mereka terima saat kalah dari Pantai Gading dan tidak mampu membobol gawang pendatang baru Curacao. 

Baca Juga: Respons Pencetak Gol Kemenangan Ekuador atas Jerman Bisa ke 32 Besar Piala Dunia 2026

"Terima kasih kepada seluruh pemain dan pelatih, walau dapat kritikan dan hinaan, mereka mampu tegar dan melewatinya bahkan membalikkan semua keadaan serta memberikan kebahagian yang luar bagi semua warga Ekuador," kata Presiden Daniel Noboa dalam akun X, sekaligus mengumumkan libur nasional.

Ekuador datang ke Piala Dunia 2026 bermodalkan runner up zona Conmebol di atas Brasil dan Uruguay. Keberhasilan ini tak lepas dari munculnya pemain bintang Ekuador yang bermain di klub elite Eropa seperti William Pacho (PSG), Piero Hincapie (Arsenal) atau Perviz Estupinan (AC Milan). Ketiganya mengikuti kesuksesan Moises Caicedo yang jadi andalan di Chelsea.

Rekor 19 pertandingan tanpa kalah jelang Piala Dunia, bikin fans yakin Ekuador tidak cuma penggembira lagi di Piala Dunia 2026. Nyatanya, fans harus kecewa karena Ekuador kalah di laga pembuka. Mereka sangat yakin melawan Curacao yang baru dihajar Jerman 1-7, kemenangan otomatis datang.  

Lagi-lagi, Caicedo dkk tidak dapat memenuhi harapan. Mereka pun banjir cemooh bahkan jadi bahan olok-olok karena tak mampu membobol Curacao, negara kecil yang baru pertama main di Piala Dunia.

Pelatih Beccacece pun sampai tak berharap dapat dukungan dari sekitar 55 ribu fans Ekuador yang akan hadir di Houston saat lawan Jerman. Beccacece tidak denial, dia juga tidak membalas kritikan itu, dia malah bersikap rendah hati.  

"Saya sangat menyesal karena tidak berhasil merebut hati para penggemar Ekuador. Bagi penggemar yang tidak mengenal saya, rasanya saya memang tidak memiliki kecocokan dengan mereka. Ada sesuatu pada diri saya yang tidak mereka sukai, dan itu tidak masalah. Saya harus bisa menerimanya ketika ada perasaan dan persepsi seperti itu," ujar pelatih asal Argentina itu.

Penulis : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • piala dunia
  • piala dunia 2026
  • timnas ekuador
  • ekuador vs jerman
  • Beccacece
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Profil Iding Pardi, Eks Bos KPEI yang jadi Direktur Pengembangan BEI
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Bocah Terperosok ke Lubang Proyek Sedalam 4 Meter di Tebet, Petugas Kerahkan Ekskavator
• 7 jam laluokezone.com
thumb
Semua Butuh Proses, Ketum PB Akuatik Anindya Bakrie Dukung Kebijakan Anggaran Pelatnas
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Wamendagri Kunjungi PLBN Motaain, Pastikan Pelayanan Berjalan Optimal
• 12 jam laludetik.com
thumb
Santunan Kemenhan ke Keluarga Manajer Kopdes Disorot: Denda Lebih Mahal dari Nyawa
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.