Terlihat Mulus tanpa Halang Rintang, Mengapa Argentina Mendapat Lawan "Mudah" di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Perjalanan tim nasional Argentina dalam upaya mempertahankan gelar juara dunia tampaknya berjalan sangat mulus di Piala Dunia 2026.

Setelah tampil perkasa sepanjang fase grup, skuad asuhan Lionel Scaloni dipastikan akan menghadapi tim kejutan, Tanjung Verde, di babak 32 besar.

Di atas kertas, menghadapi negara kepulauan kecil asal Afrika ini tentu menjadi keuntungan yang luar biasa bagi sang juara bertahan dibandingkan jika mereka harus langsung bentrok dengan tim-tim raksasa dunia lainnya di awal fase gugur.

 

1. Keuntungan status juara Grup J

Pemain Timnas Argentina, Lionel Messi saat Cetak Gol di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • REUTERS/Hannah Mckay

Faktor utama di balik skenario menguntungkan ini adalah keberhasilan Argentina merajai Grup J dengan performa yang sangat meyakinkan.

Albiceleste menyapu bersih kemenangan di fase grup untuk keluar sebagai juara grup yang dominan. Berdasarkan regulasi bagan fase gugur FIFA untuk format baru 48 tim, juara Grup J dijadwalkan otomatis bertemu dengan runner-up dari Grup H.

Status juara grup inilah yang menjadi proteksi regulasi krusial bagi Argentina agar terhindar dari pertemuan dini melawan sesama tim raksasa.

 

2. Tanjung Verde beri kejutan

Pemain Timnas Tanjung Verde, Dailon Livramento, mengibarkan bendera negaranya usai laga Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • IMAGN IMAGES via Reuters/Troy Taormina

Namun, kejutan besar yang terjadi di Grup H menjadi alasan utama mengapa lawan Argentina menjadi jauh lebih ringan. Grup H awalnya diprediksi akan dikuasai oleh kekuatan tradisional seperti Spanyol dan Uruguay.

Secara tidak terduga, Tanjung Verde yang berstatus sebagai tim debutan mampu tampil solid dengan meraih tiga hasil imbang berturut-turut melawan Arab Saudi, Uruguay, dan Spanyol.

Dengan koleksi tiga poin, mereka mengukir sejarah luar biasa sebagai negara terkecil yang pernah mencapai fase gugur Piala Dunia, mendepak Uruguay yang lebih diunggulkan.

 

3. Format baru yang menguntungkan

Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni dan Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • REUTERS/Siphiwe Sibeko

Bagi Argentina, laga 32 besar yang akan digelar di Hard Rock Stadium, Miami, pada Sabtu (4/7/2026) dini hari WIB ini adalah peluang emas.

Kondisi tim Argentina saat ini sedang berada di puncak performa. Sang kapten legendaris, Lionel Messi, yang kini berusia 39 tahun, masih menunjukkan magis luar biasa dengan memimpin daftar top skor turnamen setelah mencetak lima gol hasil dari torehan hat-trick dan brace di laga awal grup.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penyekapan Karyawan Padel di Jaksel: Kuasa Hukum Sebut Korban Diikat-Dipukuli
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Memahami Efek Kerja Mesin Turbo dan Fitur di Mitsubishi Destinator
• 9 jam lalumedcom.id
thumb
Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
400 Peserta Ikuti Program Golek Garwo di Nikah Fest 2026
• 14 jam lalurepublika.co.id
thumb
Wamenkop Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Jalur Distribusi Produk UMKM
• 8 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.