HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAROS— Chaerul Syahab resmi menahkodai Komite Olahraga Nasional (KONI) Kabupaten Maros.
Ia resmi memimpin KONI usai terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) yang digelar Minggu, 28 Juni 2026 di Ruang Pola Kantor Bupati Maros.
Usai ditetapkan, Chaerul langsung menyiapkan langkah awal dengan menyusun kepengurusan baru.
Tak hanya itu, Chaerul mengaku jika fokus utama berikutnya adalah mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan yang dijadwalkan berlangsung November 2026 di Kabupaten Wajo dan Bone.
Dia mengatakan dibawah nahkodanya, ia akan melanjutkan fondasi pembinaan yang telah dibangun sebelumnya.
Dia membidik target ambisius, yakni membawa Maros menembus lima besar pada ajang tersebut.
“Target kita jelas, masuk lima besar. Itu bisa dicapai jika pembinaan atlet dilakukan berkelanjutan sejak usia dini dan melibatkan semua cabang olahraga,” katanya.
Selain peningkatan prestasi, pembenahan sarana olahraga juga menjadi perhatian. Salah satunya mendorong optimalisasi pemanfaatan GOR Mini Maros sebagai pusat pembinaan atlet.
Dia juga menekankan pentingnya tata kelola organisasi yang lebih baik, termasuk peningkatan fungsi sekretariat KONI agar menjadi ruang yang representatif bagi seluruh cabang olahraga.
Dia juga mengapresiasi kinerja Ketua KONI sebelumnya yang dipimpin, Marjan Massere, yang dinilai berhasil meletakkan dasar pembinaan olahraga di Maros.
“Fondasi sudah ada dan cukup baik. Tugas kami menjaga sekaligus meningkatkan,” katanya.
Sementara itu Bupati Maros, AS Chaidir Syam, berharap kepengurusan baru mampu menjaga sinergi dengan pemerintah daerah dan merangkul seluruh cabang olahraga.
Dia mengatakan, keberhasilan pembinaan atlet sangat ditentukan oleh kerja sama dan pengelolaan organisasi yang baik, terutama dalam penggunaan anggaran.
“Kita harus saling mengingatkan, khususnya soal anggaran. Pembinaan olahraga itu sama pentingnya dengan pendidikan anak-anak kita,” katanya.
Meski di tengah keterbatasan anggaran, Chaidir memastikan komitmen pemerintah daerah tetap kuat dalam mendukung pembinaan olahraga. Ia bahkan memasang target lebih tinggi, yakni Maros mampu finis di lima besar atau menembus tiga besar Porprov XVIII.
Sedangkan, Ketua KONI Maros periode 2022–2026, Marjan Massere, berharap kepengurusan baru dapat mempertahankan bahkan meningkatkan capaian prestasi.
Dia optimistis seluruh cabang olahraga mampu memberikan hasil maksimal jika kekompakan terus dijaga dan pembinaan ditingkatkan.
“Minimal kita pertahankan medali, kalau bisa lebih baik lagi,” katanya.
Marjan juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah yang dinilai konsisten. Menurutnya, peningkatan jumlah cabang olahraga yang lolos ke Porprov dari 24 menjadi 34 merupakan hasil sinergi seluruh pihak. (rin)





