JAKARTA, KOMPAS.TV- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan, pemerintah belum akan memutuskan perpanjangan jalur Kereta Cepat Whoosh ke Surabaya hingga proses restrukturisasi keuangan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) selesai.
Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Allan Tandiono mengatakan, saat ini pemerintah memprioritaskan penyelesaian restrukturisasi keuangan KCJB sebagai dasar untuk menentukan arah pengembangan proyek kereta cepat berikutnya.
"Saat ini pemerintah fokus terhadap restrukturisasi keuangan kereta cepat Jakarta-Bandung," kata Allan di Jakarta, dikutip dari Antara, Sabtu (28/6/2026).
Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) selaku Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
Baca Juga: Rute 1N dan 10D Transjakarta Dihentikan Mulai Juli, Simak Alternatif Perjalanannya
"Hasil restrukturisasi keuangan akan menjadi acuan utama dalam mengevaluasi kelayakan perpanjangan jalur Whoosh menuju Surabaya, bahkan hingga Banyuwangi," tutur Allan.
Sebelumnya, Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan pembahasan pengembangan Whoosh ke Jawa Timur tetap berjalan secara paralel dengan proses restrukturisasi keuangan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).
Ia mengatakan, pemerintah telah berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan dan Danantara Indonesia untuk membahas rencana pengembangan layanan kereta cepat hingga Banyuwangi.
Meski demikian, AHY menekankan penyelesaian restrukturisasi keuangan KCJB tetap menjadi prioritas karena akan menentukan keberlanjutan proyek pada tahap berikutnya.
Baca Juga: Pramono Tegaskan Tak Ada Aturan Baru Ganjil Genap, Ini Penjelasan soal 28 Gerbang Tol
Penulis : Dina Karina Editor : Gading-Persada
Sumber : Antara
- whoosh sampai surabaya
- kereta cepat jakarta bandung
- kereta cepat indonesia china
- restrukturisasi keuangan whoosh
- kementerian perhubungan kemenhub
- whoosh




