Banyak Gamer Menyesal Salah Rakit PC Gaming, Ternyata Kesalahannya Ada di Komponen Ini

viva.co.id
22 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Saat merakit PC gaming, banyak orang rela menghabiskan sebagian besar anggaran untuk membeli kartu grafis (GPU) terbaru atau prosesor berperforma tinggi.

Namun, tidak sedikit yang akhirnya menyesal karena performa komputer tidak sesuai harapan, bahkan mengalami masalah seperti restart mendadak, crash saat bermain game, hingga kerusakan komponen.

Baca Juga :
3 HP Murah di Kelas Rp1 Jutaan dengan RAM Gacor yang Cocok Dipakai Hingga Beberapa Tahun ke Depan
5 HP Rp1 Jutaan dengan RAM Besar dan Chipset Andal, Siap Temani Main Minecraft Berjam-jam

ilustrasi rakit pc gaming
Photo :
  • Freepik

Menurut berbagai panduan dari pakar perangkat keras internasional, dikutip VIVA Senin, 29 Juni 2026, kesalahan terbesar ternyata bukan selalu memilih GPU atau CPU yang kurang bertenaga.

Justru, banyak perakit PC pemula mengabaikan satu komponen penting yang menjadi "jantung" seluruh sistem, yaitu Power Supply Unit (PSU).

PSU Sering Dianggap Komponen Pelengkap

Power Supply Unit bertugas menyalurkan listrik ke seluruh komponen PC, mulai dari motherboard, prosesor, kartu grafis, RAM, hingga media penyimpanan.

Sayangnya, banyak pengguna justru memilih PSU berdasarkan harga termurah atau hanya melihat angka watt yang tertera di kemasan.

Forum resmi Tom's Hardware menyebutkan bahwa salah satu kesalahan paling umum saat merakit PC adalah membeli PSU murah dengan kualitas rendah. Watt besar tidak menjamin kualitas jika komponen internal, proteksi, dan stabilitas dayanya buruk. PSU berkualitas rendah dapat menyebabkan sistem tidak stabil, bahkan berpotensi merusak komponen lain.

Kenapa PSU Sangat Penting?

Berbeda dengan GPU atau CPU yang menentukan performa, PSU menentukan keamanan dan kestabilan seluruh sistem.

Jika suplai daya tidak stabil, berbagai masalah bisa muncul, seperti:

  • PC mati mendadak saat bermain game.
  • Blue Screen of Death (BSOD).
  • Game sering crash.
  • Komputer gagal menyala.
  • Umur komponen menjadi lebih pendek.

Tom's Hardware bahkan mengingatkan bahwa PSU yang sudah tua atau berkualitas rendah dapat mengalami degradasi seiring waktu. Dalam kasus tertentu, kegagalannya mampu merusak motherboard, kartu grafis, RAM, hingga prosesor secara bersamaan.

Ilustrasi PC Gaming
Photo :
  • Freepik

Jangan Terjebak Angka Watt

Kesalahan lain yang sering dilakukan gamer adalah hanya berpatokan pada kapasitas watt.

Misalnya, dua PSU sama-sama memiliki label 750 watt, tetapi kualitasnya bisa sangat berbeda.

PSU yang baik umumnya memiliki:

  • Sertifikasi efisiensi seperti 80 Plus Bronze, Gold, atau Platinum.
  • Sistem proteksi terhadap arus berlebih, tegangan berlebih, dan korsleting.
  • Komponen internal berkualitas tinggi.
  • Reputasi merek yang baik.
Baca Juga :
Bukan Cuma RAM Besar! Ini Rahasia HP Murah Bisa Menjalankan Game RPG dengan FPS Stabil
Analisis Lengkap HP Rp1 Jutaan 2026: RAM, Chipset, dan Performa di Game Populer Tanpa Lag
7 Rahasia Rakit PC Gaming Murah dengan Performa Kencang

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Terjebak Empat Jam di Lubang Proyek Tebet, Anak 4 Tahun Meninggal Dunia
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
BEI Siap Jalankan Demutualisasi, Tunggu Aturan Pelaksana UU P2SK
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Indonesia Juara AVC Men’s Cup 2026, Bekuk Korea Selatan Tiga Set Langsung
• 23 jam laluberitajatim.com
thumb
Komisi I DPR Minta Draf RUU Keamanan & Ketahanan Siber Tak Dibuka Dulu ke Publik
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Dukung Program Sanitasi, Bank Jakarta Bangun MCK Komunal
• 3 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.