VIVA – Hong Myung-bo resmi mengumumkan pengunduran dirinya sebagai pelatih Timnas Korea Selatan. Dia juga sempat disemprot Presiden Lee Jae-myung usai gagal lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Taegeuk Warriors menelan pil pahit di fase grup Piala Dunia 2026. Mereka finis ketiga di Grup A, padahal sempat mengawali turnamen dengan kemenangan 2-1 atas Republik Ceko.
Korsel kalah dengan skor 0-1 dari Meksiko dan kemudian Afrika Selatan. Pada Minggu (28/6/2026) pagi kemarin WIB, kemenangan Republik Demokratik Kongo dengan skor 3-1 atas Uzbekistan menggugurkan Korea Selatan dari jalur tim peringkat ketiga terbaik.
Kegagalan lolos ke babak 32 besar membuat Hong mendapatkan kecaman dari publik Korea Selatan. Dia pun meminta maaf kepada masyarakat Korsel dan juga para fans tim nasional.
Selain itu, sebagai bentuk pertanggungjawabannya, Hong mengumumkan pengunduran dirinya sebagai pelatih kepala tim nasional. Hal itu diumumkan pada Minggu pagi waktu setempat di Guadalajara, Meksiko.
"Pertama dan terpenting, saya ingin menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada semua orang yang mencintai sepak bola Korea dan selalu mendukung tim nasional kita. Hari ini, saya telah memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai pelatih kepala tim nasional sepak bola Korea Selatan,” demikian pernyataan Hong, dilansir ESPN.
"Menerima peran sebagai pelatih kepala tim nasional bukanlah keputusan yang mudah bagi saya. Tetapi sejak saat saya memilih untuk mengambil posisi ini, saya tidak pernah mempertimbangkan alasan atau dalih lain. Saya percaya bahwa satu-satunya tugas saya adalah memenuhi tanggung jawab yang dipercayakan kepada saya hingga akhir," tambahnya.
Hong sendiri mengaku terus bertanya apakah dirinya memang orang yang tepat sebagai pelatih tim nasional sejak ditunjuk. Dia tidak bisa membela diri banyak keputusannya tepat, namun dia meyakini bahwa itu adalah yang terbaik.
"Selama dua tahun terakhir, saya terus-menerus bertanya pada diri sendiri pertanyaan yang sama: 'Apakah ini keputusan yang tepat untuk sepak bola Korea?' Baik itu membuat keputusan penting untuk tim nasional, memilih pemain, mempersiapkan sesi latihan, atau memimpin tim dalam pertandingan, saya tidak pernah melepaskan pertanyaan itu,” lanjut Hong.





