Hebat! Rehabilitasi Irigasi Kementerian PU di Bogor Bikin Petani Panen 3 Kali Setahun

disway.id
18 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) turut melakukan rehabilitasi jaringan irigasi sekunder sepanjang 920 meter di Daerah Irigasi (DI) Cihanjawar Cikupa, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Keberadaan saluran irigasi tersebut mampu mengairi 110 hektare lahan sawah sekaligus membawa manfaat bagi empat Kelompok Tani (Poktan) sekitarnya dengan memperoleh distribusi air lebih merata. 

Indeks Pertanaman (IP) di kawasan tersebut kini meningkat hingga 300 dari semula rata-rata 200, yang berarti petani mampu melakukan panen hingga tiga kali dalam satu tahun.

BACA JUGA:Momen Menteri Ara Nyanyi Garuda Pancasila Bareng Anak-anak Kalipasir, Janjikan Lapangan Futsal

Menteri PU, Dody Hanggodo mengatakan bahwa penguatan infrastruktur irigasi menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional. 

Menurut Menteri Dody, irigasi tersebut memberikan kepastian ketersediaan air bagi petani, termasuk pada musim kemarau, sehingga mendukung peningkatan produksi serta efisiensi usaha tani.

"Seluruh capaian ini merupakan wujud komitmen Kementerian PU dalam memastikan infrastruktur mendukung ketahanan pangan, pendidikan, dan pertumbuhan ekonomi daerah," kata Menteri Dody, Minggu, 28 Juni 2026.

Diketahui, jaringan irigasi itu merupakan kewenangan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bogor yang dibantu rehabilitasi oleh Kementerian PU pada Tahun Anggaran 2025 melalui program Inpres 2/2025.

Pada Juni 2026, telah dilakukan serah terima hibah aset kepada Pemda.

BACA JUGA:NasDem Punya Cara Baru Gaet Gen Z, Turnamen Padel Jadi Strategi Pemilu

Selain DI Cihanjawar Cikupa, Kecamatan Sukamakmur, Kementerian PU juga melakukan rehabilitasi jaringan irigasi di sejumlah kecamatan Kabupaten Bogor, antara lain Klapanunggal, Kemang, dan Caringin, dengan total pengerjaan mencapai 1,91 kilometer yang mengairi lahan persawahan seluas 338 hektare.

Menteri Dody menekankan pentingnya pembangunan jaringan irigasi tersier agar distribusi air ke lahan pertanian dapat berlangsung lebih efektif dan efisien. 

Menurut Menteri Dody, hal ini menjadi fondasi utama pemerintah dalam mengoptimalkan fungsi saluran irigasi agar ketersediaan air di lahan pertanian mengalir secara merata.

"Saya minta selain melakukan pengeboran air dalam, khusus untuk air yang diperuntukkan bagi irigasi sawah maupun kebun, wajib juga dibuat jaringan irigasi tersier," tegasnya.

BACA JUGA:Dugaan Intimidasi dr Icha Jadi Sorotan, Kemenkes Pastikan Nakes Dapat Perlindungan

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BUMI Lepas 3,03 Persen Saham Citra Palu Mineral ke BRMS Senilai Rp152 Miliar
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Pemprov DKI Siapkan Rp100 Miliar untuk LPDP Jakarta, 75 Mahasiswa Bisa Kuliah ke Luar Negeri
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Gudang di Cakung Barat Terbakar, 13 Unit Damkar Diterjunkan
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bukan Gegara Netizen, Ini Alasan Kuat Ruben Onsu Mantap Rebut Hak Asuh Anak dari Sarwendah
• 4 jam lalugrid.id
thumb
Gajah Indro Mati di Taman Nasional Tesso Nilo
• 3 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.