Jadi Kontroversi, Pemkab Nabire Berlakukan Isi Pertalite dengan Sistem Ganjil Genap

kompas.tv
16 jam lalu
Cover Berita
Foto ilustrasi. PT Pertamina Patra Niaga memastikan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite (Sumber: Dok. Pertamina)

NABIRE, KOMPAS.TV - Pemerintah Kabupaten Nabire, Papua Tengah, memastikan kebijakan ganjil-genap bagi kendaraan yang membeli BBM subsidi di SPBU tetap diberlakukan. Meski menuai pro dan kontra di tengah masyarakat, pemerintah menilai aturan tersebut mulai menunjukkan hasil positif.

Wakil Bupati Nabire Burhanuddin Pawennari mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari pengawasan distribusi BBM subsidi yang diatur dalam Surat Edaran Bupati Nomor 500.10.1/1061/Sek Tahun 2026 dan mulai berlaku sejak 19 Juni 2026.

Menurutnya, dampak paling terlihat dari kebijakan itu adalah berkurangnya antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Nabire.

“Salah satu poin di SE Bupati tersebut adalah pemberlakuan sistem ganjil-genap kendaraan yang mengisi BBM subsidi di SPBU sejak 19 Juni 2026. Sekarang sudah mulai kelihatan, antrean motor, mobil dan truk di SPBU sudah banyak berkurang,” ujarnya dikutip dari Antara, Minggu (28/6/2026).

Baca Juga: [FULL] Adu Mulut! Abdul Gafur vs Andi Azwan soal Praperadilan Roy Suryo Diduga Upaya Ulur Sidang

Burhanuddin menjelaskan antrean panjang kendaraan di sekitar SPBU selama ini menjadi persoalan tersendiri. Selain menghambat kelancaran lalu lintas, kondisi tersebut juga meningkatkan risiko kecelakaan karena kendaraan kerap memenuhi badan jalan.

Karena itu, pemerintah daerah menilai kebijakan pembatasan pembelian BBM subsidi melalui sistem ganjil-genap menjadi salah satu langkah untuk menciptakan distribusi yang lebih tertib.

Meski demikian, Pemkab Nabire memastikan evaluasi akan dilakukan secara berkala setiap bulan guna mengukur efektivitas kebijakan tersebut.

Masih Menuai Pro-Kontra di Kalangan Masyarakat

Di lapangan, penerapan aturan ganjil-genap masih memunculkan berbagai tanggapan. Salah satu kelompok yang menyampaikan keberatan adalah para pengemudi ojek yang merasa kebutuhan BBM mereka cukup tinggi untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Burhanuddin mengakui adanya perbedaan pandangan tersebut.

Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Antara

Tag
  • bbm subsidi
  • ganjil genap
  • nabire papua
  • spbu nabire
  • antrean spbu
  • pertalite
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Awal Mula Truk Tabrak-tabrak Motor di Bekasi, Sempat Terobos Lampu Merah
• 11 jam laludetik.com
thumb
Kemenhub: Regulasi Potongan Komisi 8 Persen Hanaya Dikhususkan untuk Ojol
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Wamenkeu Pastikan Defisit Anggaran di 0,7 Persen, Fiskal Indonesia Tetap Terjaga | JMP
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Kemampuan Bahasa Inggris Makin Dibutuhkan di Era AI, Cakap Hadirkan Fluency AI untuk Latihan Speaking Lebih Fleksibel
• 5 jam lalumedcom.id
thumb
Kasus Pembunuhan Wanita di Indekos Surabaya, Polisi Periksa 6 Saksi | BORGOL
• 27 menit lalukompas.tv
Berhasil disimpan.