Kronologi Dugaan Intimidasi terhadap Dokter Icha, Berawal Tangani Pasien Keluarga Anggota DPRD TTU

kompas.tv
13 jam lalu
Cover Berita
Ilustrasi dokter. Kronologi dugaan intimidasi yang diterima dr Icha,  dokter yang bertugas di Rumah Sakit Leona Kefamenanu, Kabupaten TTU, NTT sebelum ditemukan meninggal dunia. (Sumber: Envato/rawf8)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kematian Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dikenal dr Icha, dokter yang bertugas di Rumah Sakit Leona Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi perhatian publik usai mencuat dugaan adanya intimidasi oleh anggota DPRD Kabupaten TTU.  

Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, mengungkapkan kronologi dugaan intimidasi yang diduga diterima dr Icha sebelum meninggal dunia.

Yosep menjelaskan, peristiwa bermula saat dokter Icha menangani seorang pasien yang menjadi korban gigitan ular di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Saat itu, dokter Icha disebut bertugas di luar jam kerja.

Baca Juga: Kasus Kematian Dokter di NTT, Kemenkes Janji Investigasi Menyeluruh

"Kalau dari kronologis yang kami terima bahwa dokter Icha saat itu sedang bertugas di luar jam kerja di Rumah Sakit Leona, kemudian mendapat rujukan pasien yang kena patokan ular," ujarnya dalam dialog Kompas Petang, KompasTV, Senin (29/6/2026).

Menurut Yosep, pasien yang ditangani oleh dokter Icha itu merupakan keluarga salah satu anggota DPRD TTU, dan tindakan dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP), yakni secara medis kondisi pasien belum direkomendasikan untuk disuntikkan anti-bisa.

"Sesuai prosedur yang dilakukan oleh almarhumah bahwa tidak semua patokan ular itu harus langsung disuntikkan anti-bisa, sehingga prosedur yang dilakukan ini sudah sesuai dengan seharusnya," ucap Yosep.

Namun, situasi di IGD memanas karena keluarga pasien panik dan memaksakan korban menyuntikkan anti-bisa. Pemaksaan tersebut diduga memunculkan intimidasi terhadap dokter Icha. 

"Dari intimidasi itu, kemudian ada kalimat bodoh yang ditujukan kepada dokter Icha almarhum, sehingga ini yang kemudian menjadi trauma tersendiri terhadap dokter Icha atas intimidasi ini, yang kemudian berlanjut," ucapnya.

"Dari situ kemudian dokter Icha ini mengalami trauma, dan kita langsung mengambil langkah-langkah untuk segera melakukan terapi. Dan terakhir kita mengarahkan untuk ke rumah sakit untuk pemeriksaan psikologis terkait kondisi almarhumah."

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Tito-Dirhantoro

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • kematian dokter di ntt
  • dugaan intimidasi
  • anggota dprd
  • anggota dprd TTU
  • ntt
  • bupati ttu
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Aturan Potongan Komisi Ojol 8 Persen Berlaku 1 Juli 2026, Menhub: Fokus Roda Dua
• 10 jam lalumatamata.com
thumb
Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini 29 Juni 2026, Catat 5 Lokasi dan Biaya Perpanjangannya
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
KAI Bongkar 95 Bangunan di Jalur Pasar Senen
• 22 jam laluliputan6.com
thumb
Cekcok Berujung Maut, Perempuan di Lampung Tewas Ditusuk Mantan Suami Sirinya
• 3 jam lalukompas.id
thumb
Iran Bantah Pembicaraan Teknis dengan AS Digelar di Doha Pekan Ini
• 3 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.