Kota Tua Disiapkan Jadi Magnet Ekonomi Kreatif, Pengamat Ingatkan Jangan Hanya Ramai Saat Event

kompas.com
10 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah menyiapkan kawasan Kota Tua sebagai pusat ekonomi kreatif baru.

Kawasan bersejarah tersebut diproyeksikan menjadi salah satu wajah Jakarta menuju usia 500 tahun pada 2027.

"Warisan budaya di Kota Tua dan sejumlah kawasan cagar budaya harus tetap terawat dengan baik. Masa depan Jakarta ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu karena keduanya akan menjadi daya tarik utama kota ini," ujar Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam Intimate Dialogue Kota Tua Update yang digelar di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (9/3/2026).

MRT jadi pengubah wajah Kota Tua

Salah satu proyek yang diyakini akan mengubah wajah Kota Tua adalah kehadiran MRT Jakarta yang ditargetkan terhubung ke kawasan tersebut pada 2029.

Pramono bahkan menyebut MRT akan menjadi game changer karena memudahkan akses masyarakat menuju Kota Tua.

Selain itu, konsep transit-oriented development (TOD) juga tengah disiapkan agar berbagai moda transportasi publik saling terintegrasi. Dengan begitu, aktivitas pariwisata dan ekonomi dapat berjalan beriringan.

"Game changer Kota Tua adalah MRT. Ketika MRT tersambung hingga Kota Tua pada 2029, kawasan ini akan berubah secara signifikan. Karena itu, konsep transit-oriented development (TOD) sudah kami siapkan sejak sekarang, termasuk kemudahan akses transportasi," lanjut dia.

Selain MRT, pemerintah juga telah menyambungkan jalur kereta di wilayah utara Jakarta. Bertepatan dengan HUT ke-499 Jakarta, Pramono meresmikan Stasiun Jakarta International Stadium (JIS).

Kehadiran stasiun tersebut diharapkan memudahkan masyarakat menjangkau kawasan Jakarta Kota hingga Tanjung Priok.

Rencananya, revitalisasi Kota Tua akan dilakukan secara bertahap.

Untuk mengawal program tersebut, Pramono menunjuk Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, sebagai Ketua Tim Revitalisasi dan Penataan Kota Tua.

Artis senior itu juga berencana berkantor di kawasan Kota Tua agar proses revitalisasi dapat berjalan sesuai tenggat waktu yang telah ditetapkan.

Tidak hanya wisata sejarah

Rano menyebut pengembangan Kota Tua dilakukan melalui empat pilar utama, yakni sebagai pusat edukasi, ekonomi kreatif, budaya dan pariwisata, serta kawasan yang terintegrasi dengan transportasi publik.

Menurut dia, Kota Tua tidak boleh hanya menjadi tempat wisata sejarah yang ramai pada waktu tertentu. Kawasan tersebut harus berkembang menjadi ruang aktivitas masyarakat yang hidup setiap hari.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Kota Tua harus menjadi kawasan yang aktif, tempat orang belajar sejarah, berwisata, berkreasi, sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat," ujar Rano.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lawan Brasil Tanpa Takefusa Kubo, Pelatih Jepang Bertekad Ubah Sejarah di Piala Dunia 2026
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Belu Mulai Registrasi Posyandu 6 SPM, Ketum TP Posyandu Kasih Apresiasi
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
GIAMM tekankan industri komponen otomotif tangguh di pasar global
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
PDIP Akan Sanksi Kader Jika Terbukti Intimidasi dr Icha: Bisa Lisan-Pemecatan
• 56 menit lalukumparan.com
thumb
Penasihat Pemimpin Tertinggi Iran Peringatkan Bahrain untuk Tak Provokasi Teheran
• 7 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.