7 Kebiasaan Sederhana Ini Bisa Membentuk Anak Jadi Lebih Sabar, Orang Tua Sudah Coba?

viva.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Kesabaran merupakan salah satu keterampilan hidup yang penting dimiliki anak. Memiliki sikap sabar, membuat anak akan lebih mudah mengendalikan emosi, menyelesaikan masalah dengan tenang, hingga membangun hubungan yang baik dengan orang lain. 

Namun, kemampuan ini tidak muncul begitu saja dan perlu dilatih secara bertahap sejak usia dini.

Baca Juga :
Bukan Cuma Soal Kasih Sayang, Ini 7 Pola Asuh yang Baik untuk Kesehatan Mental Anak
Ketum TP PKK Ingatkan Orang Tua Jangan Terburu-buru Beri HP ke Anak, Pendidikan Karakter Dimulai dari Rumah

Orang tua memiliki peran besar dalam membantu anak belajar bersabar. Melalui kebiasaan sehari hari, contoh yang baik, serta pola asuh yang positif, anak dapat memahami bahwa tidak semua keinginan harus dipenuhi saat itu juga. 

Semakin sering keterampilan ini dilatih, maka semakin baik pula kemampuan anak dalam mengelola emosi ketika menghadapi berbagai situasi. Berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk membantu anak menjadi lebih sabar, sebagaimana dirangkum dari Healthy Children, Senin, 29 Juni 2026.

1. Berikan contoh sikap sabar

Anak belajar lebih banyak dari apa yang mereka lihat dibandingkan apa yang mereka dengar. Sebab itu, usahakan untuk menunjukkan sikap sabar dalam kehidupan sehari hari, misalnya saat menghadapi kemacetan, mengantre, atau ketika terjadi hal yang tidak sesuai harapan. Ketika Anda mampu mengendalikan emosi dan menyelesaikan masalah dengan tenang, anak akan meniru perilaku tersebut secara alami.

2. Latih anak menunggu secara bertahap

Kemampuan menunggu perlu dilatih sedikit demi sedikit. Mulailah dengan meminta anak menunggu selama satu atau dua menit sebelum mendapatkan camilan, mainan, atau bantuan dari Anda. Jika sudah terbiasa, tingkatkan waktu tunggu secara perlahan sesuai usia dan kemampuan anak. Cara ini membantu mereka memahami bahwa tidak semua keinginan dapat dipenuhi secara instan.

3. Berikan apresiasi saat anak berhasil bersabar

Jangan hanya memuji hasil yang dicapai anak. Berikan juga apresiasi ketika mereka berhasil menunggu giliran, tidak mudah marah, atau mampu mengendalikan diri dalam situasi tertentu.

Pujian yang spesifik, seperti "Ayah bangga karena kamu mau menunggu giliran bermain," dapat membuat anak lebih termotivasi untuk mengulangi perilaku positif tersebut.

4. Biasakan anak bergantian saat bermain

Permainan yang mengharuskan anak menunggu giliran merupakan cara sederhana untuk melatih kesabaran. Selain belajar menunggu, anak juga belajar menghargai hak orang lain dan memahami bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama.

Baca Juga :
Ibu di Tangerang Jual Anaknya Usia 12 Tahun Rp 14 Juta Buat Dinikahkan
Bukan Cuma Terlalu Dimanjakan, Ini 6 Kesalahan Pola Asuh yang Bisa Merusak Kesehatan Mental Anak
Pola Asuh Orang Tua Taufik Hidayat Disorot, Ayah Kandung Sebut Putranya Jadi Anak Kesayangan karena Paling Ganteng

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cekcok Berujung Maut, Perempuan di Lampung Tewas Ditusuk Mantan Suami Sirinya
• 2 jam lalukompas.id
thumb
BPS Jamin Kerahasiaan Data Sensus Ekonomi 2026, Sebut Hanya untuk Keperluan Statistik
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Polda Jambi amankan oknum pejabat Ditjenpas terkait jaringan narkoba
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Jaya Real Property (JRPT) Bubarkan dan Likuidasi Anak Usaha, Ini Alasannya
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Eustaquio: Kanada siap hadapi Belanda atau Maroko di 16 besar
• 16 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.