Aksi Tari Segoro Topeng Kaliwungu Lumajang Pikat Wisatawan Mancanegara

beritajatim.com
9 jam lalu
Cover Berita

Lumajang (beritajatim.com) – Aksi tari Segoro Topeng Kaliwungu milik Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, memikat perhatian turis asing mancanegara.

Wisatawan mancanegara itu terpukau saat menyaksikan langsung penampilan kolosal “Lamadjang The Land of Glory” yang menjadi puncak event Segoro Topeng Kaliwungu dan Jaran Kencak 2026 di Pantai Watu Pecak, Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (28/6/2026).

Sebanyak 500 penari yang menampilkan seni drama dan teatrikal (Sendratari) tentang kisah kejayaan Lamadjang (Lumajang) berhasil membius ribuan pasang mata penonton lokal maupun mancanegara.

Mata para pengunjung seakan terhipnotis saat menyaksikan ratusan penari berdansa diiringi musik tradisional di atas pasir hitam pantai selatan.

Keeksotikan budaya asli Indonesia itu memikat salah seorang turis asing bernama Petra. Warga negara Ceko itu tampak terkesima menyaksikan penampilan para penari topeng yang dinilainya sangat memukau.

“Jadi pengalaman menarik bagi saya bisa mengenal budaya dan kultur orang Lumajang, saya juga terkesima lihat para penari-penari muda ini,” ucap Petra di Lumajang, Sabtu (28/6/2026).

Sakinah, salah satu penari topeng mengatakan, butuh satu bulan untuk mempersiapkan diri agar bisa menampilkan seni tari topeng dalam pertunjukan tersebut.

Sakinah mengaku senang karena penampilannya bisa berjalan lancar dan membuat penonton terpukau.

“Ini seneng banget, Alhamdulillah tariannya juga lancar performance-nya. Sudah latihan dan disiapkan satu bulan lebih,” katanya.

Sebagai informasi, tahun ini Segoro Topeng Kaliwungu mengangkat tema Lamadjang The Land of Glory yang mengisahkan perjalanan Bumi Lamadjang atau Lumajang dari masa ke masa.

Bupati Lumajang Indah Amperawati menjelaskan, event kesenian tersebut sudah menjadi bagian dari budaya lokal asli Lumajang.

Menurut Indah, pertunjukan kolosal tersebut sekaligus bisa menjadi sarana edukasi untuk memperkenalkan sejarah dan memperkuat identitas budaya bagi masyarakat.

“Melalui event ini kami ingin mengajak generasi muda mengenal kembali akar sejarah daerahnya,” ungkap Indah. (has/aje)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gol Dramatis Eustaquio di Injury Time Bawa Kanada ke 16 Besar Piala Dunia 2026
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pemprov Jatim Intensifkan Koordinasi dengan Pertamina untuk Atasi Pasokan Solar
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
BSI Sambut Penempatan Dana SAL Pemerintah ke Perbankan, Perkuat Pembiayaan Produktif untuk Ekonomi Rakyat
• 5 jam laluterkini.id
thumb
Reaksi Giorgio Antonio soal Tuduhan Numpang Hidup ke Sarwendah
• 8 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pemerintah Luncurkan Program Magang Nasional 2026 Angkatan Kedua, Libatkan 150 Ribu Peserta
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.