Viral Balap Liar di JLNT Antasari, Sahroni Desak Polisi Sita Motor dan Penjarakan Pelaku

jpnn.com
10 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA SELATAN - Viral video di media sosial yang memperlihatkan aksi balap liar gerombolan pengendara motor di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Antasari, Jakarta Selatan, yang diduga terjadi pada akhir pekan.

Dalam rekaman tersebut, para pengendara mobil dipaksa berhenti untuk mengosongkan ruas jalan agar para pebalap liar bisa bebas beraksi.

BACA JUGA: Balap Liar Maut di Banjarmasin, Dua Remaja Tewas Tabrakan

Di tengah situasi tersebut, terlihat seorang pengendara Mitsubishi Xpander yang tidak menuruti cegatan para pebalap liar.

Bahkan, pengemudi Xpander itu sampai mencegat balik mereka.

BACA JUGA: Kronologi Anggota Pagar Nusa Tewas Diduga Dikeroyok Geng Balap Liar di Demak

Publik pun mendukung langkah pengemudi Xpander.

Merespons kejadian tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni pun meminta Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya segera mengidentifikasi dan menindak seluruh pelaku balap liar yang viral menguasai JLNT Antasari tersebut.

BACA JUGA: Geram 2 Polisi Dibacok saat Bertugas, Sahroni: Negara Tak Boleh Kalah dari Pelaku Kriminal

Menurut Sahroni, selama ini hukuman buat para pelanggar aturan ini kemungkinan hanya dalam bentuk disiplin dan tilang, sehingga membuat pelaku tidak jera dan malah terus melakukan kegiatannya hingga membahayakan masyarakat.

"Karena itu, kita perberat saja hukumannya agar mereka kapok. Polisi saya minta untuk sita saja motornya dan penjarakan pelaku supaya mereka jera,” tegas Sahroni dalam keterangannya, Senin (29/6).

Sahroni mengatakan keberadaan sepeda motor di JLNT Antasari sendiri sudah dilarang berdasarkan aturan yang berlaku.

Pasalnya, karakteristik jalan layang yang memiliki tingkat risiko tinggi bagi pengendara roda dua.

“Selain itu, saya minta juga polisi untuk cek kelengkapan surat-surat kendaraannya. Jika ditemukan surat-suratnya bodong maka proses lebih jauh karena saya khawatir itu kendaraan hasil curian," tegas Sahroni kembali.

Sahroni juga minta pihak kepolisian agar menempatkan petugas di bawah JLNT Antasari untuk mencegah para pemotor naik. (ris/jpnn)


Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kronologi Bocah 4 Tahun Tewas Usai Jatuh ke Lubang Proyek di Tebet, Proses Evakuasi Berlangsung 4 Jam
• 11 jam lalugrid.id
thumb
Buntut Dugaan Fitnah yang Dialami, Pekerjaan Sarwendah Ikut Terdampak
• 4 jam lalugrid.id
thumb
Siap Beri Rp2,5 Miliar, Hotman Paris Ajukan Syarat ke Yunita Kekasih Taufik Hidayat
• 3 jam lalucumicumi.com
thumb
MK Putuskan Dana Manfaat Pensiun Sukarela Dapat Dicairkan Sekaligus atau Bertahap
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Sidang Khariq di Kasus Edit Screenshot Terkait Demo Agustus 2025 Ditunda Lagi
• 7 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.