JAKARTA, DISWAY.ID - Kabar baik kembali datang bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Pemerintah terus melanjutkan proses pencairan bantuan sosial PKH dan BPNT Tahap 2 tahun 2026 secara bertahap di berbagai wilayah Indonesia.
Berdasarkan informasi terbaru, sejumlah penerima manfaat yang menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank BRI mulai menerima pencairan susulan dengan nominal Rp600.000.
Proses penyaluran dilakukan secara bertahap sehingga belum seluruh KPM menerima bantuan pada waktu yang sama.
Selain penyaluran melalui rekening KKS, distribusi bansos melalui Pos Indonesia juga mulai berjalan di beberapa daerah.
Salah satunya berlangsung di Kabupaten Sabu Raijua, Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dijadwalkan mulai Senin, 29 Juni 2026 hingga Kamis, 2 Juli 2026.
BACA JUGA:Tindaklanjuti Penyalahgunaan Bansos, Kemensos Nonaktifkan 75 Penerima KPM
Bagi KPM yang belum memperoleh surat undangan pencairan, diimbau untuk tetap menunggu karena proses distribusi dilakukan secara bertahap.
Tak hanya itu, pemerintah juga masih melanjutkan penyaluran bantuan pangan berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng.
Program tersebut dikabarkan diperpanjang selama tiga bulan ke depan, yakni Juli, Agustus, hingga September 2026, sehingga masyarakat yang memenuhi syarat masih berpeluang menerima bantuan tersebut.
Di sisi lain, pencairan BPNT Tahap 2 melalui Bank BRI juga terus berlanjut.
Sejumlah KPM dilaporkan telah menerima saldo bantuan sebesar Rp600.000 yang masuk langsung ke rekening KKS masing-masing.
Masyarakat diimbau untuk memahami bahwa proses pencairan bansos PKH dan BPNT tidak dilakukan secara serentak.
Pemerintah menerapkan sistem penyaluran bertahap berdasarkan progres administrasi dan status transaksi masing-masing penerima.
BACA JUGA:BKPM Dorong Tanjung Carat Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Hilirisasi, Proyek Tol Pelabuhan Telan Investasi Rp26 T
- 1
- 2
- »





