Mikel Oyarzabal Buka-Bukaan Soal Lamine Yamal

medcom.id
4 jam lalu
Cover Berita
Inglewood: Fenomena Lamine Yamal tampaknya belum akan mereda dalam waktu dekat. Bintang muda Barcelona dan timnas Spanyol ini terus menjadi pusat perhatian di Piala Dunia 2026 berkat performanya yang matang melampaui usianya.
 
Rekan setimnya di La Roja, Mikel Oyarzabal, memberikan pujian setinggi langit sekaligus peringatan penting mengenai masa depan sang wonderkid. Oyarzabal mengakui bahwa apa yang dilakukan Yamal di usianya saat ini adalah sesuatu yang berada di luar nalar. Sihir Lamine Yamal: Dari 16 Tahun di Piala Eropa hingga Kini Oyarzabal mengenang kembali bagaimana Yamal mengejutkan dunia saat debut di turnamen mayor pada usia yang sangat belia. Menurutnya, bahkan orang luar pun tidak sepenuhnya paham betapa besarnya tekanan yang dihadapi remaja tersebut.
 
"Saya pikir Lamine sendiri bahkan tidak menyadarinya dan orang-orang di luar tim tidak sepenuhnya paham baginya untuk melakukan semua itu di usia 18 tahun. Saya bahkan tidak bisa membayangkan apa yang ia lakukan di Piala Eropa sebelumnya ketika masih 16 tahun," kata Oyarzabal. Baca juga: Kemenangan Dramatis Kanada Menginspirasi Banyak Orang Kemampuan Yamal untuk tampil tenang di panggung sebesar Piala Eropa di usia 16 tahun memang menjadi sejarah tersendiri. Kini, di usia 18 tahun, ia menjelma menjadi tulang punggung yang tidak tergantikan, baik di level klub maupun tim nasional. Misi Menjaga Sang Wonderkid Agar Tetap Membumi Meskipun Yamal memiliki bakat yang luar biasa, Oyarzabal mengingatkan bahwa talenta saja tidak cukup. Di usia yang masih sangat muda, stabilitas mental dan lingkungan yang suportif adalah kunci utama agar karier Yamal tidak meredup sebelum waktunya. Bagaimana Yamal Mengubah Gaya Permainan Timnas Spanyol? Kehadiran Yamal di atas lapangan bukan sekadar pemanis taktik. Oyarzabal mengakui bahwa bermain bersama penyerang sayap kanan ini memberikan keuntungan besar bagi seluruh tim karena Yamal adalah sosok game-changer.

"Bermain dengan Yamal membuat semuanya menjadi beda. Dia menciptakan ketidakpastian untuk lawan dengan kehadirannya. Pada akhirnya, kami berusaha memaksimalkan apa yang ia ciptakan dan apa yang bisa ia lakukan secara individu dan memaksimalkan kemampuannya," pungkasnya.
 
Dengan kemampuan dribbling satu lawan satu yang mematikan dan visi bermain yang matang, Yamal selalu berhasil menarik perhatian dua hingga tiga pemain lawan. Hal inilah yang membuka ruang bagi pemain lain seperti Oyarzabal untuk mengeksploitasi lini pertahanan musuh.
 
Halo sobat Medcom, buat kalian yang suka nonton bola dan nebak skor pertandingan, yuk ikutan lomba tebak skor Medcom.id yang akan hadir setiap hari dari fase grup hingga final. Nah, kita udah siapin hadiah menarik senilai jutaan rupiah buat kalian yang paling banyak menebak skor pertandingan dengan benar. So, tunggu apa lagi, yuk, daftar di sini.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASM)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gempa Bumi Magnitudo 3,7 Guncang Jayapura Papua Malam Ini
• 22 jam lalurctiplus.com
thumb
Sewa Helikopter ke Cianjur, Anggota KPU Disidang DKPP Hari Ini
• 5 jam laluliputan6.com
thumb
Harganas 2026, Munafri Ajak Warga Bangun Keluarga Tangguh
• 5 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Simak lagi warta soal wisata halal, insiden di konser Harry Styles
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
Pendaftaran MagangHub 2026 Dimulai 15 Juli, Peserta Dapat Uang Saku Setara UMK
• 2 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.